Muhammad Akmal Utama

Disusul oleh Kakak-kakak ke Monas

Dear, diary… Di hari minggu yang cerah ini, aku dan keluargaku kembali berjalan-jalan ke Monas. Keluarga kami tidak sendirian karena akhirnya kami disusul oleh Kak Meirina dan Kak Nindya yang sebelumnya sempat tersasar, hehe. Kakak-kakak datang saat aku, Haikal, dan ayah sedang bermain bola di dekat taman. Kami memakai sandal sebagai garis gawang. Aku dan Haikal melawan ayah sampai ada salah satu dari kami yang berhasil mendapat skor 10. Senang sekali rasanya bisa bermain bola seperti ini! Puas bermain bola, kami semua duduk-duduk sembari makan dan minum. Beruntunglah kami karena cuaca sedang bersahabat. Kami sempat mengobrol tentang kacamataku yang belum ditebus karena harganya terlalu mahal. Harga lensa yang ditanggung oleh BPJS hanya sampai Rp350.000, sedangkan minus dan silinderku besar sehingga harga kacamatanya mencapai Rp2.150.000. Mahal juga, ya, diary. Ngomong-ngomong soal kacamata, aku jadi ingat kalau temanku pernah cerita tentang alat bantu melihat yang dipasang di kepala. Katanya, sih, alat ini bisa bantu kita untuk melihat macam-macam. Kakak-kakak malah curiga kalau sebenarnya alat ini merupakan alat untuk memainkan Virtual Reality. Entah bagaimana caranya, mudah-mudahan aku bisa melihat dengan baik lagi ya, diary!

Komentar

Join Our Team of Superheros info@pitakuning.or.id

Dengan menjadi Relawan Pita Kuning, kamu telah turut serta menyumbangkan waktu, tenaga dan keahlianmu See All