Pita Kuning kali ini mengadakan Kegiatan luar ruang Teenager Day Out bersama Anak Pita Kuning (APK)  yang khusus di selenggarakan untuk anak usia remaja yang diadakan di Jungle Land, Bogor, Jawa Barat. Karena saat ini beberapa Anak Pita Kuning telah menginjak masa remajanya dan seperti yang kita ketahui, bahwa pendekatan psikologis pada anak usia remaja memiliki trik nya tersendiri.  

Acara yang di laksanakan pada tanggal 2 Mei 2018 ini di hadiri oleh APK yaitu Deryl, Cindy, Dhina, dan Akmal.  Pada kesempatan kali ini APK yang hadir lebih sedikit dari yang sebelumnya telah di jadwalkan karena kondisi kesehatan untuk APK yang lain tidak memungkinkan untuk bepergian sehingga batal untuk hadir.

Tema yang diambil kali ini mengenai hubungan APK dengan orang tua dan agar anak anak tersebut dapat merasakan kegiatan remaja pada umumnya.  Selain itu, Kegiatan Teenager Day Out kali ini bersamaan dengan penyerahan donasi dari Guardian Indonesia untuk Pita Kuning. Sehingga bus dari meeting point ke venue, tiket masuk, dan makan siang di berikan oleh Guardian Indonesia.

Setelah sampai di lokasi, acara di mulai dengan kegiatan penyerahan donasi yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah itu APK memulai untuk bermain di area Jungle Land dengan didampingi oleh para relawan Pita Kuning. Sekitar pukul 12.30, acara di lanjutkan untuk sesi bincang-bincang dengan para psikolog Pita kuning di sebuah restoran dan di lanjutkan makan siang.

Acara Teenager Day Out kali ini berjalan lancar sesuai dengan harapan,  terlihat pula pada kegiatan bersama psikolog para APK mengikuti sesi dengan baik. Mereka mau secara terbuka bercerita mengenai hubungan dengan orang tuanya selama ini meski kadang masih ada yang malu-malu. Terlihat juga APK yang sangat antusias dan bersemangat dengan kegiatan yang di lakukan di area Jungle Land tersebut. Acara Teenager Day Out ini di mulai pukul 07.00 WIB dan pada pukul 15.00 WIB para tim relawan dan APK telah kembali ke Jakarta. Untuk kegiatan Teenager Day Out selanjutnya akan diselenggarakan di museum-museum sekitar Jakarta Kota.

Tak dapat dipungkiri, perawatan kanker merupakan proses yang lama dan melelahkan. Pasien kanker sangat mungkin mengalami hal-hal kurang menyenangkan selama menjalani proses ini. Mulai dari rasa bosan sampai kekurangan udara segar dan paparan sinar matahari.

Untuk itu lah, Pita Kuning menggelar piknik edukatif ke Jakarta Aquarium, di Neo Soho Mall, agar anak-anak pasien kanker tau Anak Pita Kuning (APK) dapat beraktivitas seperti anak-anak lain. Piknik edukatif telah berlangsung pada Minggu, 18 Maret 2018. Dengan dukungan dari Hero Group dan One Stop Charity, Pita Kuning berharap APK dapat meningkatkan rasa bahagia dan kepercayaan diri mereka.

Piknik edukatif kali ini diikuti sebanyak 16 APK dan 11 saudara kandung mereka. Tak lupa, piknik juga didampingi oleh para orang tua, relawan, dan tenaga medis. Sejak berkumpul di lokasi piknik pada pukul 09.30, peserta yang hadir terlihat antusias.

Tour guide dari Jakarta Aquarium sangat kooperatif memberikan penjelasan mengenai koleksi yang ada saat piknik berlangsung. Anak-anak pun dapat bermain sekaligus mendapat pengetahuan baru mengenai makhluk laut. Terlebih lagi, mereka diajak menonton pertunjukan ‘Pearl of the South Sea’ yang atraktif dan menghibur sebelum kembali ke rumah masing-masing.

 

Piknik edukatif ini mendapat banyak respon positif dari berbagai pihak. Anak-anak merasa senang bisa diajak melihat koleksi makhluk laut. Sementara, para orang tua merasa senang karena Pita Kuning sudah berbagi kebahagiaan dengan anak-anak mereka.

‘Terima kasih untuk  kakak-kakak Pita Kuning yang hari ini sudah mengajak kami piknik. Terima kasih ya untuk kebahagiaan hari ini. Salam semangat. Pita Kuning memang jos!’ ujar Samini, Orang Tua APK Cindy Siva.

‘Aku senang ikut piknik bareng Pita Kuning. Bisa lihat hal baru. Bisa belajar juga soal ikan-ikan. Terima kasih,’ ujar Deryl Wilnoza, anak pasien kanker yolk sac tumor, 17 tahun.

Let’s do good together!

oleh: Amadea Dwi Pradhipta

Menjelang akhir tahun. Pita Kuning mengajak Anak Pita Kuning (APK) dan keluarga untuk berlibur bersama. Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari, pada Hari Minggu – Senin Tanggal 17-18 Desember 2017 ini dilakukan agar APK dan keluarga, juga tim operasional Pita Kuning dapat rehat sejenak dari aktivitas sehari-hari. Dan kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kekeluargaan antar keluarga dan juga tim operasional Pita Kuning. Family gathering tahun ini diselenggarakan di Taman Safari Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh keluarga APK sebanyak 81 orang dan 18 orang tim Pita Kuning. Seluruh peserta berangkat pada pukul 8 pagi menggunakan bus yang disponsori oleh Blue Bird Group. Para peserta tiba di penginapan pada pukul 11 siang. Sebelum melakukan agenda bersama. Para APK dan keluarga diajak untuk makan siang di Caravan Resto dan beristirahat di Safari Lodge.

Setelah makan dan istirahat, para peserta, khususnya anak-anak, diajak untuk melakukan berbagai permainan dan hiburan seperti badut dan sulap yang disposori oleh Friends.co. Malamnya, seluruh peserta diajak untuk mengikuti sharing session bersama Ita D. Azly dan tim Pita Kuning mengenai grup support bagi kelurga yang sudah ditinggalkan APK.

Hari kedua, seluruh peserta diajak untuk melihat-lihat beraneka ragam binatang yang berada di Taman Safari Indonesia. Para APK sangat antusias melihat-lihat binatang yang ada. Kegiatan ini disambut positif oleh seluruh keluarga APK. “Terimakasih Pita Kuning yang sudah menyediakan transportasi, akomodasi terbaik untuk anak-anak kita semua , tidak hanya anaknya, tapi orang tua juga diperhatikan, jalan-jalan dan acara kebersamaan yang luar biasa, bisa sharing dan menambah pengetahuan. Terima kasih untuk semua kakak-kakak yang bekerja keras untuk kami semua di acara ini” kata Ira Damardini, orang tua APK Arles.

Acara family gathering ini ditutup dengan makan siang di restoran taman safari. Dan siangnya para peserta sudah kembali menuju Jakarta.

Pita Kuning hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjawab kebutuhan palliative care anak dengan kanker. Rangkaian kegiatan serta aktivitas psikologi dan sosial yang diberikan oleh Pita Kuning difokuskan pada anak berusia 0-18 tahun. Sesuai dengan fokus inilah, relawan di Pita Kuning perlu mengenali kanker pada anak. Terlebih lagi, pada dasarnya, kanker pada anak berbeda dengan kanker pada orang dewasa.

Pengenalan tersebut dilakukan oleh Pita Kuning dengan menyelenggarakan training ‘Kanker pada Anak’. Training berlangsung pada 11 November 2017 di Hall Bukalapak, Gedung Plaza City View, Kemang. Materi training kali ini diisi oleh dr. Edi Setiawan Tehuteru, Sp. A(K), MHA, IBCLC.

Training ‘Kanker pada Anak’ tidak hanya diikuti oleh relawan pendampingan yang turun langsung ke lapangan mendampingi anak dengan kanker. Selain dihadiri oleh 23 relawan pendampingan, training ini juga dihadiri oleh 8 relawan skill dan 3 pekerja sosial. Kesemua peserta tentunya punya kesempatan yang sama untuk mengumpulkan ilmu pengetahuan tentang kanker pada anak.

Kegiatan berlangsung dari pukul 09.30 sampai 13.00 WIB. Sambutan dibawakan oleh Pras selaku Volunteer Coordinator Pita Kuning, diikuti dengan pre test yang diberikan kepada peserta training. Tes ini dilakukan untuk mengetahui sebesar apa wawasan peserta mengenai kanker pada anak sebelum mendapat materi dari dr. Edi.

Materi training mulai diberikan oleh dr. Edi setelah tes selesai dikerjakan. Materi sendiri dibawakan dengan santai, tetapi tetap fokus sehingga suasana training terasa hidup dan menyenangkan. Training terasa interaktif karena tidak sedikit peserta yang bertanya, baik mengenai hal-hal yang memang belum diketahui atau permasalahan yang dihadapi selama pendampingan di lapangan. Semua pertanyaan juga dijawab oleh pemateri dengan pemaparan yang mudah dicerna dan sangat aplikatif.

Training yang telah diberikan tidak diakhiri begitu saja. Peserta kembali diminta mengerjakan tes untuk melihat apakah materi berhasil menambah wawasan mengenai kanker pada anak. Peserta juga diharapkan ke depannya dapat menjadi agen informasi seputar palliative care dan kanker pada anak di masyarakat, mengingat pengetahuan tentang keduanya masih sangat asing di Indonesia.

Training kali ini sungguh menambah wawasan dan pembicaranya sangat jelas dalam menyampaikan materi yang padat dengan cara dan bahasa yang menarik tidak terlalu teknis,’ –Caroline (Relawan Fotografer)

Training ini sangat memenuhi harapan saya. Saya jadi tahu tentang kanker dan menjadi pegangan untuk menghadapi keluarga dan Anak Pita Kuning,’ –Rani Maisa (Relawan Pendampingan)

‘Saya jadi tahu kalau kanker pada anak tidak dapat diketahui penyebabnya dan tidak dapat dicegah. Namun, ada beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk memperpanjang usia anak dengan kanker,’ –Amadea (Relawan Content Writer)

Training sangat memenuhi harapan saya karena memberikan pengetahuan tentang kanker pada anak, cara penanganannya secara paliatif, dan pentingnya palliative care dalam pengobatan kanker,’ –Azhoma (Relawan Pendampingan)

‘Pita Kuning, let’s do good together!’

Pita Kuning mengadakan acara rutinnya enam bulan sekali yaitu gathering seluruh relawan Pita Kuning dan Tim Operasional dari Pita Kuning. Acara ini diadakan di Plaza City View, Jakarta Selatan berkat kerja sama dengan Bukalapak dan mendapatkan antusias yang begitu baik dari para relawan, terbukti dari banyaknya relawan yang hadir dalam acara ini.

Acara yang diikuti setidaknya 30 relawan, diantaranya adalah 20 relawan pendampingan dan 10 relawan skill yang ikut meramaikan gathering kali ini. Gathering volunteers ini menjadi jembatan bagi Pita Kuning dan relawan untuk mempererat hubungan serta guna menumbuhkan chemistry dan mendapatkan feedback informasi dari kedua pihak.

Sambutan dari Kak Tyas selaku ketua Pita Kuning mengawali acara gathering ini dan sekaligus memperkenalkan tim operasional dari Pita Kuning. Kemudian, acara dilanjutkan dengan beberapa games perkenalan untuk mencairkan suasana dan memungkinkan peserta untuk dapat berkenalan satu sama lain.

Seluruh relawan terlihat mulai menikmati acara yang dipandu oleh relawan event. Selanjutnya, acara diisi dengan materi kerelawanan yang disampaikan langsungo leh Mas Steny Agustav selaku Pembina Pita Kuning.

Dalam kesempatan kali ini, Mas Steny berbagi pengalaman sepak terjanganya selama di dunia kerelawanan. Tidak hanya itu, Mas Steny juga memberikan motivasi pada seluruh relawan perihal manfaat dari kegiatan kerelawanan itu sendiri.
Sesi pertanyaan pun digunakan para relawan dengan sangat baik untuk menanyakan hal-hal terkait kendala saat melakukan kerelawanan kepada Mas Steny. Para relawan pun ikut bertukar cerita mengenai pendampingannya selama ini.

Kemudian, setelah ishoma acara dilanjutkan dengan permaian kelompok yang menuntut relawan agar kompak dengan satu sama lainnya. Sebelum acara berakhir, para relawan diberikan sesi sharing untuk menyampaikan pemikirannya tentang harapan dan tantangan selama menjadi relawan Pita Kuning.

Dipenghujung acara, Pita Kuning memberikan awarding pada relawan pendamping terbaik selama pendampingannya. Tidak terasa, acara yang berlangsung kurang lebih 5 jam sudah diikuti dengan sangat baik oleh seluruh relawan.
Amadea atau yang akrab disapa Dea menyampaikan kesan dan pesannya bahwa acara gathering relawan kali ini sangat mengesankan, “Volunteer Gathering-nya berkesan sekali! Senang karena bisa berkumpul dengan keluarga besar dan relawan Pita Kuning di satu tempat yang sama. Walaupun acaranya hanya satu hari, saya sudah merasa lebih dekat dengan semuanya karena kami diajak untuk lebih kenal satu sama lain lewat games yang diadakan. Saya juga jadi lebih tahu seperti apa kegiatan Pita Kuning, serta keseruan dan tantangan yang dihadapi relawan lain. And the best part? Sesi berbagi cerita dari Kak Steny Agustaf; inspiratif, bikin saya makin cinta sama dunia sosial, dan makin tergerak untuk membantu orang lain lebih banyak lagi”.

Semoga acara gathering relawan Pita Kuning ini tentunya dapat mempererat hubungan antara relawan dan Pita Kuning guna menumbuhkan chemistry dan mendapatkan feedback informasi dari kedua pihak.

Sampai berjumpa kembali di gathering relawan tahun depan ya. Jangan sampai terlewatkan!

Sebuah acara yang dipersembahkan oleh Pita Kuning dan bekerja sama dengan Care2Share, merupakan alumni dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia angkatan 1987. Sebagai tanda dalam Karya Bakti Tiga Darsawarsa Angkatan ’87 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, maka mengadakan sebuah kegiatan untuk anak-anak penderita kanker dan orang tuanya.

Mengapa orang tua? Karena dalam melakukan diagnosis kepada penderita kanker anak, merupakan diagnosis ke seluruh keluarga. Tentu orang tua dengan memiliki anak penderita kanker akan juga mengalami beban seiring dengan sulitnya penyakit kanker yang diderita sang anak. Kemungkinan stress dan kelelahan yang luar biasa akan menghantui orang tuanya juga.

Berdasarkan ancaman tersebut, maka Care2Share kali ini akan bekerja sama dengan Pita Kuning untuk membantu secara mental kepada orang tua dalam menghadapi permasalahan selama ini. Care2Share akan meakukan sebuah Objective Group Support kepada orang tua yang sama-sama memiliki anak penderita kanker. Sebuah komunikasi yang dibangun sesama orang tua pejuang kanker memang diperlukan, agar mereka dapat saling menguatkan dan mungkin juga akan meringkankan beban secara tak sadar.

Dalam Objective Group Support orang tua akan saling bercerita, membagi perasaan dan menambah pengetahuan. Dalam satu kelompok Objective Group Support terdapat tenaga ahli di bidang psikologi, di mana akan menjadi narasumber bagi orang tua untuk bertanya dan bercerita satu sama lain.

Selama orang tua mengikuti Objective Group Support, anak-anaknya diberikan aktivitas yang menyenangkan dan mendidik. Kegiatan untuk anak-anak ialah mendongeng dengan gerak dan lagu, melukis tas, menghias cupcakes dan lain sebagainya.
Seluruh acara berjalan sesuai dengan rundown yang telah ditentukan oleh panitia. Pukul 9.30 peserta telah hadir di lokasi, dan melakukan registrasi serta diberikan snack pagi, baik untuk anak-anak ataupun orang tua.

Kemudian anak-anak dan orang tua dipisah dalam dua ruang yang berbeda. Anak-anak di ruang bermain, dan belajar. Orang tua di ruang Objective Group Support. Untuk ruang anak-anak melakukan aktivitas dongeng dengan gerak dan lagu, menghias cupcakes, melukis tas dan lainnya, dimulai dari pukul 10.00 hingga 12.30. dan hasil karya anak-anak boleh dibawa pulang, sehingga mereka menciptakan sebuah kreasi dengan penuh semangat.

Sedangkan untuk ruang Objective Group Support, pukul 10.00 – 10.30 pembukaan oleh panitia, perkenalan dengan seluruh fasilitator dan melakukan ice breaking. 10.30 – 11.00 perkenalan Care2Share dan Pita Kuning kepada seluruh peserta. Kemudian dilanjutkan acara inti 11.00 – 12.00 dengan tema Hopes & Concerns, pada sesi ini melakukan berbagi cerita, dan saling memberi penguatan kepada peserta dengan bantuan fasilitator. Peserta terlihat mengikuti dengan serius, namun tetap santai. Pada sesi ini muncul perasaan-perasaan yang saling menguatkan antar peserta satu sama lainnya.

Training mengenai palliative care dari Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (Pita Kuning) telah diadakan Sabtu, 16 September 2017. Mengambil tempat di PT Sucor Sekuritas, Gedung Sahid Sudirman Center lantai 2, training berlangsung pada pukul 09.00-16.00 WIB. Acara kali ini diisi oleh Ita D. Azly (Konsultan Psikologis), Tyas Amalia (Koordinator Services Pita Kuning), dan Prasetiyo (Koordinator Relawan Pita Kuning).

Training tentunya diadakan dalam rangka memperkenalkan Pita Kuning lebih mendalam kepada para relawan pendampingan Pita Kuning. Namun, tujuan utama diadakannya training ini adalah meningkatkan kemampuan relawan pendampingan sekaligus memperkenalkan adanya palliative care di masyarakat. Dengan demikian, relawan diharapkan nantinya mampu memiliki bekal ilmu yang memadai ketika terjun ke lapangan dan menjadi agen informasi seputar palliative care di masyarakat.

Secara garis besar, training dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, yang berlangsung pada pukul 09.00-12.00 WIB, diikuti oleh 17 peserta. Kemudian, sesi kedua, yang berlangsung pada pukul 13.00-16.00 WIB, diikuti oleh 13 peserta. Kedua sesi mencakup kegiatan yang sama.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Prasetiyo. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pengenalan profil Pita Kuning, kanker pada anak, dan palliative care oleh Tyas Amalia. Tak lupa, ice breaking dilakukan agar suasana training lebih meriah. Berikutnya, Ita D. Azly mengisi training seputar volunteering in palliative care. Acara ini juga dilengkapi dengan sesi pengetahuan kanker dan peran relawan, serta tanya jawab dan evaluasi. Setelah training berakhir, acara ditutup dengan penyerahan tanda partisipasi dari Pita Kuning kepada PT Sucor Sekuritas.

Selama acara berjalan, para peserta terlihat sangat antusias mengikuti training. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta memberikan feedback terhadap materi ataupun pertanyaan yang diberikan. Ditambah, materi dibawakan dengan santai sekaligus serius secara dua arah sehingga training berlangsung sangat hidup.

“Manfaat dari training ini adalah, saya lebih mengetahui apa itu kanker, dan bagaimana saya bisa mengatasi anak-anak nanti yang saya kunjungi. Saya mendapat ilmu lebih banyak dari yang selama ini saya tahu,” ungkap Abdul Cholil, Relawan Pendampingan Batch 6.

“Hari ini saya selesai menjalankan briefing dan training untuk pendampingan Pita Kuning. Saya mendapatkan info tentang kanker terhadap anak itu bagaimana, sebagai relawan atau orang selain pasien itu, bagaimana sih cara memberikan pendampingan dan support, biar mereka tidak patah semangat untuk menjalani pengobatan. Saya tertarik sekali dan terima kasih untuk info hari ini, semoga bisa dimanfaatkan untuk ke depannya nanti,” ungkap Ica, Relawan Pendampingan Batch 6.

‘Pita Kuning, let’s do good together!’

Perkembangan psikososial adalah perkembangan yang berkaitan dengan emosi, motivasi dan perkembangan pribadi manusia serta perubahan dalam bagaimana individu berhubungan dengan orang lain. Kemarin, Pita kuning memberikan pelatihan untuk bekal para relawan yaitu Training Psikososial Support .

Training Psikososial Support diadakan pada tanggal 19 Agustus 2017 di Universitas Bina Nusantara, gedung FX Sudirman, Senayan. Pelatihan tersebut dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari relawan pendamping batch 1 (satu) hinga batch 5 (lima). Sebagai pemateri hadir Nurul Eka Hidayati, M.Si (Sekjen IPSPI – Ahli Pekerja Sosial) dan Indra Nurpatria (Dosen Psikolog Universitas Atma jaya) . Pelatihan di awali dengan penyampaian aspek sosial oleh Mba Nurul Eka kepada para relawan.
Sebelumnya, para peserta mengawali pelatihan dengan menuliskan harapan dan kekhawatiran mereka terhadap pelatihan tersebut, dan dilanjutkan dengan beberapa materi yang menyangkut psikososial yang disampaikan oleh Nurul Eka Hidayati, M.Si.

Palliative Care adalah spesialisasi yang diakui dan fokusnya meredakan gejala pada orang yang penyakitnya tidak dapat disembuhkan (fase Terminal). Intervensi (tindakan) yang mungkin diberikan untuk meringankan penderitaan pasien meliputi tindakan bedah, kemoterapi, dan monitoring gejala (WHO, 1990) dan bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga mereka dalam menghadapi masalah/penyakit yang mengancam jiwa, melalui pencegahan, penilaian sempurna dan pengobatan rasa sakit masalah, fisik, psikososial dan spiritual (Kemenkes RI Nomor 812, 2007).

Pada pelatihan kali ini para relawan diberi kesempatan untuk memberikan pengalaman yang terjadi pada saat memberikan pendampingan di lapangan, hingga beberapa kendala yang dialami, yang menyangkut hal psikososial. Beberapa kali para relawan diberikan kelompok untuk diberikan tugas oleh mba Nurul eka terkait aspek psikososial.

Setelah itu, pelatihan dilanjutkan dengan diberikan nya konsep kesejahteraan psikososial oleh pemateri, yaitu Indra Nurpatria selaku dosen dan psikolog. Di akhir sesi, peserta juga diberikan post – test untuk melihat sejauh mana peserta dapat menerima materi yang diberikan.

Diharapkan, para relawan mampu menangani aspek psikososial bagi pasien dan keluarganya, serta pemberian informasi terkini sehingga mereka dapat mengambil keputusan ketika dihadapkan pada peristiwa anggota keluarganya akan meninggal. Melalui pengawasan, keluarga maupun teman terdekat dapat membantu memberikan perawatan paliative pada penderita.

Dengan diadakannya pelatihan seperti ini, diharapkan para relawan lebih siap dengan bekal ilmu yang dimiliki untuk selanjutnya berhadapan langsung dengan anak pasien kanker terutama dalam hal psikososial. Semangat untuk terus belajar harus dijaga karena melalui relawan jugalah Pita Kuning dapat terus memberikan pelayanan terbaiknya. Dengan psikososial, mereka diharapkan bisa mengelola aspek mental dan sosial dengan baik terhadap kualitas hidup anak dengan kanker dan keluarganya.

Tangerang, 15 Agustus 2017 – Pita Kuning mendapatkan kesempatan luar biasa untuk bergabung dalam acara seminar “Dimensi Kanker pada Anak – Deteksi Dini dan Tips Pendampingan” yang diselenggarakan dari hasil kerja sama antara dr.Rina dengan komunitas orang tua dengan kanker dan RSUD Tangerang.

Dalam acara ini dr.Rina mengajak Pita Kuning untuk berkontribusi dalam membuat arena bermain bagi anak-anak yang orang tuanya mengikuti seminar pada saat itu, sehingga orang tua yang membawa putra-putrinya dapat serta mengikuti seminar dengan baik tanpa mengkhawatirkan keadaan anaknya.

Acara seminar yang diisi oleh beberapa tim dokter dari RSU Siloam Karawaci seperti, Dr. Rini Purnamasari, SpA, Dr. Yusak MT Siahan, SpS, dan Cecilia L Pravita, M. Farm-Klin, Apt, mendapatkan antusias yang cukup baik dari para peserta seminar. Terbukti, sekitar 50 orang tua anak dengan kanker menghadiri seminar tersebut serta 50 anak dengan kanker turut datang menemani orang tuanya.

Tepat pukul 09.00 acara seminar dimulai dan ruangan seminar mulai dipenuhi oleh para orang tua. Pada waktu yang sama, Pita Kuning beserta relawan mengajak anak-anak untuk bermain pada arena Playground Pita Kuning yang sudah disiapkan.
Dalam Playground tersebut, sudah tersedia banyak permainan serta beberapa aktivitas seperti mewarnai, kerjainan stik es krim, kerajinan origami, permainan lego, puzzle, dan monopoli. Semua anak merasa sangat senang bermain di Playground Pita Kuning yang juga didampingi relawan dari Pita Kuning untuk menambah keseruan mereka.

Dengan diadakannya Playground Pita Kuning ini, orang tua tidak perlu khawatir untuk menitipkan anaknya pada Pita Kuning dan Relawan sehingga orang tua bisa mengikuti penuh acara dari awal hingga akhir.

Tidak hanya anak-anak saja yang merasa senang bisa bermain di Playground Pita Kuning, relawan pun sangat menikmati perannya saat mendampingi mereka bermain. Salah satu Relawan Pendamping, Dini merasa sangat senang bisa menjadi pendamping di Playground Pita Kuning, “Seneng banget bisa ketemu adik-adik inspiratif, pinter-pinter dan kreatif banget. Padahal mereka masih pada kecil-kecil” ujar Dini – Relawan Pendamping.

Selain itu, orang tua dengan anak kanker pun ikut merasa senang dan mendapatkan support dari Pita Kuning, “Bagus, baik materi dan pematerinya. Gamenya sangat bervariatif dan edukatif untuk anak-anak. Anak terlihat sangat terhibur dan gembira. Dan kami sangat rasakan support dan pendamping dari kakak Pita Kunung, sangat bagus dan memotivasu pasien dan kami orang tua”, ujar Papa Syifa – Orang tua anak dengan kanker.

Pita Kuning kembali menyelenggarakan piknik edukatif pada Minggu, 30 Juli 2017 lalu. Kegiatan kali ini mengangkat tajuk ‘Piknik Edukatif Anak Pita Kuning dan Saudara Kandung’. Sesuai dengan namanya, piknik edukatif yang bertempat di KidZania Jakarta, Pacific Place, tersebut diikuti oleh anak-anak pasien kanker dengan adik dan kakak mereka. Peserta piknik juga didampingi oleh orang tua serta tim dan relawan Pita Kuning.

Piknik edukatif diadakan oleh Pita Kuning sebagai salah satu bentuk layanan dalam perawatan paliatif. Piknik dilakukan dengan tujuan memperbaiki kualitas hidup anak pasien kanker dan keluarganya. Peserta piknik diajak bermain dan bersosialisasi agar psikososial mereka dapat meningkat.

Kelancaran piknik edukatif tentunya dapat terwujud karena uluran tangan berbagai pihak. Kali ini, Pita Kuning mendapat bantuan berkat program Corporate Social Responsibility (CSR) dari JAK! 101 FM dan KidZania Jakarta.

Kegiatan piknik edukatif ini sendiri terlihat sangat disambut baik oleh peserta. Anak-anak antusias mencoba berbagai wahana profesi yang ada di KidZania Jakarta karena mereka bisa mempelajari hal-hal baru. Mereka mendapat kesempatan yang sangat beragam, seperti mencoba profesi sebagai pembuat roti, penyiar radio, dokter gigi, pembalap motor, pembalap mobil, pemadam kebakaran, pemanjat tebing, dan masih banyak lagi.

Piknik edukatif ternyata juga disambut baik oleh para orang tua yang mendampingi aktivitas anak-anak mereka. Respon positif banyak dikeluarkan mengingat anak-anak pasien kanker dapat beristirahat sejenak dari perawatan kanker yang melelahkan dengan bermain sambil belajar. Pita Kuning pun berharap agar ke depannya lebih banyak lagi pihak yang bersedia mengulurkan tangannya untuk memberikan dukungan terhadap anak-anak pasien kanker dan keluarganya.

‘Let’s do good together!’