Jakarta, 11 September 2013 – Lebih dari 2000 simpatisan di area Jakarta akan melakukan “cukur massal” di Gandaria City Jakarta, 15 September 2013 sebagai wujud empati terhadap anak-anak pengidap kanker di Indonesia. Bertempat di SCBD Lot 8 – Jakarta, acara konferensi media “Shave for Hope” hari ini dibuka secara resmi oleh Lanang Aribowo (Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia), Steny Agustaf Rahman selaku penggagas acara “Shave for Hope” dan perwakilan AMSA Foundation. Pemberian penghargaan terhadap pendukung acara seperti Johnny Andrean, Gandaria City, Commonwealth Bank, Ultra Jaya, Swisstime International, Yotomo, Price Waterhouse Cooper, Young’s President Organization, Garage Sale, Jempol Digital, dan Cupcakes & Co juga menjadi momen penting dalam acara konferensi pers ini.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun penderita kanker di dunia meningkat sebanyak 6,25 juta orang dimana 4% atau sekitar 250 ribu penderita dari jumlah tersebut adalah anak-anak. Data di Indonesia disebutkan bahwa 150 dari 1 juta orang anak (2 – 3% jumlah kasus kanker di Indonesia) menderita kanker. Setiap tahun, paling tidak rata-rata terdapat 4100 kasus baru penyakit kanker pada anak di Indonesia. Jenis kanker yang banyak diderita anak antara lain kanker darah (leukemia), kanker mata (retinoblastoma), kanker otak, kanker kelenjar getah bening (limfoma), kanker tulang (osteosarkoma), dan lain-lain.

Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI), Lanang Aribowo menyatakan “”Shave for Hope” merupakan acara kemanusiaan untuk menunjukan solidaritas kepada penderita kanker pada umumnya, dan anak-anak pada khususnya, yang mengalami kebotakan/kerontokan rambut akibat efek dari pengobatan kemoterapi. Kami berharap peserta “cukur massal” ini akan menjadi penyemangat tersendiri bagi para penderita kanker”

“Pencapaian hasil yang melebihi angka yang ditargetkan telah menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia siap membantu acara sosial selama cara yang digunakan transparan, mudah dan lintas usia,” kata Steny Agustaf Rahman.

Sebagai perwakilan pemuda Indonesia yang terlibat aktif dalam berbagai aksi social disamping profesinya sebagai penyiar radio, presenter televisi, penulis buku dan penyanyi rap, Pandji Pragiwaksono menyatakan “dengan segala inisiatif yang didukung penuh oleh EVIO Productions, AMSA, dan YPKAI-C3, pada akhirnya kita berharap bahwa “Shave for Hope” tahun 2013 ini dapat terlaksana dan membawa efek positif dengan skala yang lebih besar.”

Puncak acara cukur massal “Shave for Hope” tahun ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 15 September 2013 di Gandaria City – Piazza Area Jakarta dari pukul 10.00-22.00. Dengan persiapan yang semakin matang, tahun ini “Shave for Hope” menargetkan lebih dari 2000 shavees (relawan rambut yang akan dihargai donasi dari para donatur), 20.000 pengunjung yang hadir dalam acara tersebut, serta target donasi sebesar Rp 2.500.000.000 yang akan diberikan kepada YPKAI-C3. Sebanyak 75 hair stylists dari Johnny Andrean Salon terlibat secara langsung dalam proses pemotongan rambut para shavees. Selain puncak acara “Shave for Hope” di Jakarta, tahun ini acara “cukur massal” ini telah menjangkau lebih banyak simpatisan di kota-kota di Indonesia termasuk Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya dan berhasil meraih lebih dari 1000 peserta.

Dalam aksi sosial tahun lalu, “Shave for Hope” telah mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Donasi Rambut Termahal” melalui penghargaan rambut Bpk. Agus Gunawan dari Young Presidents Organization (YPO). Rambut tersebut dihargai dengan nilai donasi yang diberikan YPO sebesar Rp 427.000.000 dan USD 300.