Cilok pertamaku akhirnya jadi! Setelah tertunda 2 minggu, akhirnya janji untuk mencoba membuat cilok dan cilor ditepati. Biasanya kak Ayu dan kak Dessy yang menemaniku. Kali ini ada kak Bunga yang juga ikut memasak bersama kami.

Kak Dessy bertugas menyiapkan bumbu-bumbu dapurnya. Sementara kak Dessy menyiapkan terigu, sagu, minyak dan lengkap dengann bumbu pecel disiapkan. Bumbu pecel kami gunakan sebagai pengganti bumbu kacang. Kami bertiga membuat adonan cilok sambil sesekali terdengar tawa karena hal lucu yang kami bicarakan selagi mengaduk adonan.

Aku senang sekali mengaduk adonan bareng kak Bunga. Walaupun kami semua belum pernah membuat dan hanya berlatih dengan melihat tutorial dari youtube, hasilnya tetap memuaskan meski ‘sedikit’ berbeda. Ssssst! Sebenarnya adonannya jadi kurang kalis dan akhirnya dikit-dikit kami tambahi terigu lagi.

Setelah bulet-buletin adonan, kami bertiga langsung ke dapur untuk merebusnya. Gak lama, 10 menit ciloknya sudah matang. Kami langsung makan bareng dan kekenyangan sampai lupa dari tadi cuma kami bertiga yang makan.

Memasak memang hobiku, kawan. Aku senang bisa masak bareng kak Dessy dan kak Bunga. Mimpiku untuk bisa jadi Chef handal tidak akan kukubur. Kuharap Tuhan memberiku kesempatan sampai mimpiku terwujud kelak. Doakan aku ya, kawan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *