[Meninggal pada tanggal 23 Mei 2017]

 

Halo, namaku Sayid Yusuf Ramadhani, atau biasa dipanggil Rama. Aku lahir di Jakarta, 5 Agustus 2004, saat ini aju berusia 12 tahun.

Aku sangat suka sekali olah raga. Saat bermain bola, aku sempat jatuh tapi aku tidak bilang ke orangtuaku. Satu tahun kemudian saat praktek olah raga (basket) di sekolah, aku terjatuh lagi dan terbentur di tempat yang sama. Saat itu aku diantar pulang ke rumah oleh petugas keamanan sekolah dengan kaki bengak. Karena kedua orangtuaku panik, aku pun langsung dibawa ke tukang urut hingga 3x. Setelah dibawa ke tukang urut, bukannya semakin membaik, makin lama malah semakin bengkak. Hingga akhirnya aku dibawa ke RS Kanker Dharmais dan didiagnosa osteosarcoma.

Hingga saat ini, aku harus menjalani pengobatan dan tidak dapat menjalani kegiatan sehari-hari kesukaanku seperti bermain bola. Saat ini aku adalah Anak Pita Kuning, kedua orangtuaku sangat merasa tertolong dengan berbagai bantuan dari Pita Kuning.

Semoga dengan bantuan yang diberikan oleh Pita Kuning, aku semakin cepat sembuh dan dapat kembali bermain bola. Terima kasih Pita Kuning.

[Meninggal pada tanggal 24 Januari 2018]

 

Halo, namaku adalah Jane Aprilya.. Kakak-kakak bisa memanggilku Jane. Aku lahir di Bekasi, 5 April 2008, sekarang sudah berusia 8 tahun.

Saat ini aku sedang berjuang melawan Leukimia. Ceritaku dengan Leukimia berawal pada bulan November 2013. Saat itu ada benjolan muncul di leher dan sela-sela dekat kemaluanku. Aku pun kemudian dibawa ke dokter, dan diagnosa menunjukan aku terkena tipes dan radang. Orangtuaku membawaku ke dokter lain dan meminta agar aku dicek lab karena mukaku saat itu pucat sekali.

Kemudian aku masuk ke RS Elizabeth dan diopname dengan diagnosa DBD. Saat dicek darah tidak ditemukan indikasi leukemia. Namun, satu bulan kemudian aku drop dan mengalami pendarahan di gusi. Dibawalah aku ke RSCM dan dianjurkan untuk melakukan kemoterapi, akan tetapi orang tua menolak, dan memilih membawaku ke pengobatan alternatif selama 3 bulan. Selama menjalani pengobatan alternatif, aku juga tetap melakukan pengecekan dan transfusi di RSUD Bekasi. Hingga akhirnya, aku dirujuk ke RS Kanker Dharmais sampai saat ini.

Aku saat ini duduk di kelas 1 SD, namun karena menjalani pengobatan, aku harus putus sekolah, padahal aku sangat suka sekali belajar di sekolah. Selain belajar, aku juga sangat suka bermain sepatu roda.

Ayah yang saat ini berprofesi sebagai supir grab, sangat menyayangiku dan ingin aku kembali bersekolah.

Jika pengobatanku selesai, aku sangat ingin sekali kembali bersekolah..

Halo kakak-kakak, perkenalkan aku adalah Ahmad Dhafa atau biasa dipanggil Dhafa. Aku lahir di Jakarta, 16 Desember 2009 dan saat ini berusia 7 tahun. Saat ini aku sudah menjadi Anak Pita Kuning.
Saat ini aku duduk di bangku SD kelas 1 dan aku sangat suka sekali mewarnai..

Pada bulan Agustus 2016 mengalami demam yang menyebabkan aku tidak dapat pergi sekolah. Awalnya aku dikira terkena DBD oleh orangtuaku, karena memang sedang banyaak yang sakit di daerah rumah. Kemudian aku dibawa ke RS Mediros dan langsung masuk UGD. Di RS kemudian aku diambil sample darah dan kemudian dinyatakan ada kelainan darah.

Selanjutnya, aku dibawa ke RSPAD, namun ditolak karena bukan RS rujukan BPJS. Aku pun kemudian pindah ke RS Jayakata dan dirujuk ke RS Kramat 128. Di RS Kramat aku sempat menjalani kemoterapi selama 2 bulan hingga akhirnya dirujuk ke RS Kanker Dharmais.

Menjalani perawatan dan pengobatan kanker membuat kedua orangtuaku cukup kesulitan. Aku senang sekali ketika kami mendapat bantuan dari Pita Kuning dan aku menjadi Anak Pita Kuning. Orangtuaku jadi tidak perlu memikirkan beberapa hal kebutuhan ku sehari-hari.

Semoga dengan bantuan yang diberikan Pita Kuning, akan mempercepat dan membantu proses perawatan dan kesembuhanku. Aku ingin kembali bersekolah dan dapat mewarnai bersama teman-temanku..

[Meninggal pada tanggal 2 Februari 2017]

 

Halo, kakak-kakak.. Namaku adalah Robiah. Aku lahir di Bogor, 1 Oktober 2010, dan kini aku berusia 6 tahun.

Pada bulan November aku mengalami panas tinggi dan dibawa ke RSUD Karya Bakti Bogor. Saat itu, aku menerima diagnosa adanya tumor di otak, tetapi tidak bisa dioperasi sehingga harus dirujuk ke RSCM. Aku pun harus menjalani proses radiasi yang dilakukan pada bulan Juli 2016 hingga Agustus 2016. Saat ini aku masih menjalani pengobatan di RSCM.

Orang tuaku yang bekerja sebagai buruh lepas sangat kesulitan untuk memenuhi biaya pengobatan dan perawatanku sehari-hari. Belum lagi secara berkala aku harus menjalani perawatan ke RSCM. Beryukurnya kami adalah beberapa waktu lalu ada kakak-kakak baik hati yang mem-posting kabar tentangku, setelah ngobrol dengan ibu di commuterline. Hingga akhirnya postingan itu banyak yang membagikan dan diketahui oleh kakak-kakak dari Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia.

Akhirnya, sekarang aku menjadi Anak Pita Kuning dan menerima bantuan layanan yang ada di Pita Kuning. Aku senang karena beban orangtuaku dapat berkurang, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dan pengobatanku sehari-hari.

Terima kasih Pita Kuning dan kakak-kakak yang baik hati yang sudah membantu menyebarkan beritaku di media sosial..

[Meninggal pada tanggal 25 Mei 2018]

 

Halo, perkenalkan namaku adalah Talulla Naura Jannah K, atau biasa dipanggil Naura. Aku adalah anak Pita Kuning.

Aku lahir di Jakarta, 30 Mei 2005 dan saat ini sedang berusia 11 tahun. Saat ini aku bersekolah kelas 6 SD.

Pertama kali aku didiagnosa kanker adalah pada September 2016. Awalnya aku mengalami sakit perut hebat, muntah, pusing, dan BAB warna hitam. Kemudian orangtuaku membawaku ke Puskesmas Cipinang dan melakukan cek lab. Setelah itu, aku dirujuk ke RS Rawamangun namun ditolak karena alat tidak memadai. Lalu aku masuk ke IGD RS Islam Pondok Kopi, hasilnya suspected leukemia AML. Setelah itu aku dirujuk ke RSUD Tarakan dengan diagnosa yang sama. Hingga akhirnya aku dirujuk ke Dharmais.

Aku sangat suka sekali bermain voli dan bernyanyi. Karena leukimia ini, aku jadi agak kesulitan untuk dapat bermain voli kembali. Semoga dengan bantuan yang diberikan oleh Pita Kuning, aku dapat lebih cepat menjalani pengobatanku ini dan segera dapat bermain voli kembali bersama teman-teman.

[Meninggal pada tanggal 1 Oktober 2017]

 

Halo, perkenalkan, namaku adalah Muhammad Ra’afi Al Fatah, teman-teman biasa memanggilku Fatah. Aku lahir di Bekasi, 28 Desember 2015, saat ini aku berusia 1 tahun. Saat ini aku sedang berjuang melawan Retinoblastoma atau kanker mata.

Pada usia 7 bulan, aku tidak bisa berhenti menangis dari pagi, mataku merah dan mengalami pembengkakan. Orangtuaku membawaku ke bidan dan bidan bilang ada sesuatu di mataku. AKu pun dirujuk ke RS Pekayon, kemudian pindah ke RSUD Bekasi. Terakhir, aku harus menjalani perawatan di RSCM sejak tanggal 5 Agustus 2016. Meski hanya bekerja sebagai juru parkir, ayahku tidak lelahnya mengantarkan aku berobat ke sana-kemari.

Saat ini aku sedang menerima bantuan dari Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia. Kakak-kakak di Pita Kuning memanggilku sebagai Anak Pita Kuning. Kata mereka nanti akan ada kakak-kakak yang rutin mengajakku bermain dan belajar. Aku ingin sekali mengajak kakak-kakak bermain bersama, aku sangat suka main mobil-mobilan, bola dan melihat gambar binatang.

Halo kakak-kakak, namaku Dhina Rohmah.. Aku lahir di Jakarta, 24 Desember 1999, saat ini aku sudah berusia 17 tahun.

Saat ini aku sedang berjuang melawan Rhabdomyosarcoma. Awalnya pada tahun 2014, ada benjolan di pipiku dan aku dianjurkan ke RSUD Bekasi. Setelah itu, aku dirujuk ke RSCM. Kemudian aku keluargaku melakukan operasi mandiri di RS Kramat.

Setelah melakukan operasi aku disarankan untuk menjalani terapi sinar di RSPAD, hingga akhirnya dirujuk ke RSKD.

Saat ini aku duduk di bangku SMK kelas 2, aku sangat suka sekali menulis. Suatu saat aku ingin menjadi seorang penulis.

Halo, namaku Cindy Sifa Fauzia, teman-teman biasa memanggilku Cindy. Aku lahir di Kebumen, 25 Oktober 2002, saat ini aku berusia 14 tahun. Aku adalah Anak Pita Kuning dan saat ini sedang berjuang melawan Leukimia jahat dalam tuhuhku.

Awalnya ketika aku melakukan tes di RSCM pada tanggal 24 Agustus 2016, hasilnya menunjukan bahwa diriku positif leukemia AML. Kemudian pada tanggal 14 September 2016 aku dirujuk ke RS Kanker Dharmais.

Sejak didagnosa kanker Leukimia, kedua orang tuaku cukup kesulitan untuk membiayai berbagai kebutuhan dan pengobatanku. Aku merasa beruntung mengenal kakak-kakak dari Pita Kuning. Semenjak menjadi Anak Pita Kuning, aku dan keluargaku jadi tidak sendirian lagi berjuang melawan Leukimia ini.

Terima kasih Pita Kuning…

[Meninggal pada tanggal 7 Maret 2017]

 

Halo, kakak-kakak! Namaku Radja Achmad Pradana atau biasa dipanggil Radja. Aku lahir di Jambi, 5 Januari 2005 dan kini berusia 10 tahun. Hobiku bermain pianika!

Awal mula aku memiliki kanker adalah ketika muncul benjolan di pinggang kiri dan itu terasa nyeri. Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata aku didiagnosa memiliki extra skeletal ewing sarcoma. Hal tersebut membuatku dirujuk untuk melakukan pengobatan di Jakarta.

Beruntung aku dan keluarga memperoleh bantuan dari Rumah Harapan untuk singgah, dan juga dari Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia. Berkat bantuan kakak-kakak semua, orang tuaku sangat tertolong dalam menjalani perawatan di Jakarta.

Terima kasih Rumah Harapan dan Pita Kuning.

[Meninggal pada tanggal 12 April 2017]

 

Halo, namaku Syamsur Rizal Bani Zamzam, biasa dipanggil sama teman-teman Rizal.  Aku lahir di Tangerang, 20 April 2009 dan saat ini aku berusia 7 tahun loh.. Oh ya aku juga baru masuk SD kelas satu.

Pertama kali didiagnosa kanker, aku masih berumur 4 tahun. Saat itu, kira-kira Oktober 2013 aku mengalami demam beberapa kali. Kemudian ayah dan ibu membawaku ke RS Sari Asih untuk diperiksa. Dokter bilang, ada monster jahat yang berada di dalam pankreasku. Monster jahat itu bernama kanker. Saat dokter memberitahukan kedua orang tuaku, mereka tidak percaya. Akhirnya mereka membawaku ke rumah sakit lain yaitu RS Fatmawati.

Tapi sayang, ketika dibawa ke RS Fatmawati, kondisi tubuhku semakin memburuk, berat badanku pun turun. Karena berbagai hal dan pertimbangan akhirnya aku pun kembali lagi ke RS Sari Asih dan hingga akhirnya dirujuk ke RS Kanker Dharmais sampai sekarang.

Aku suka sekali dengan transformer dan main game, setiap game yang aku mainkan, aku selalu tertantang untuk menang. Ketika menjalani perawatan atau sedang bosan aku pasti main game. Aku ingin sekali dapat menjadi gamer yang handal dan tangguh. Tapi, walau aku suka sekali game, aku juga suka belajar. Aku senang belajar, karena aku ingin sekali suatu saat nanti bisa jadi Presiden Indonesia. J

Saat ini aku adalah #AnakPitaKuning,  aku berharap, suatu saat nanti akan ada robot transformer hebat yang akan bantu aku mengalahkan monster jahat di dalam tubuhku, sehingga akau bisa sekolah dengan baik dan meraih cita-citaku untuk menjadi seorang Presiden. Oh ya, juga untuk beli game yang banyak..