[Meninggal pada tanggal 28 Juli 2017]

 

Namaku Muhammad Reza Setiawan, teman-teman di sekolah biasanya memanggil aku Reza. Saat ini aku berusia 15 tahun dan sedang sekolah kelas 3 SMP. Aku lahir di Jakarta, 19 September 2001. Pertama kali harus berkenalan dengan kanker itu tahun ini.

Di awal tahun 2016 aku merasakan ada benjolan di leherku, tapi tidak sakit. Kemudian, lama-lama benjolan itu semakin banyak. Orang tua ku kemudian memeriksakan aku ke dokter umum agar bisa dicek di laboratorium. Oh ya, saat itu juga leukosit ku tinggi, sehingga harus menjalani rawat inap.

Pada awalnya aku dirawat di RSUD Cengkareng kemudian dilakukan biopsi. Saat itu, hasilnya belum terlalu jelas dan orangtuaku sudah mulai cemas. Setelah, dua bulan, baru ketahuan kalau aku memiliki kanker limfoma non-hodgkin. Karena di RSUD Cengkareng tidak memadai untuk melakukan kemoterapi anak, akhirnya aku dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo. Akhirnya aku dirujuk ke RS Kanker Dharmais hingga saat ini.

Aku sangat suka bermain game online bersama teman-teman ku. Meskipun aku suka bermain game, aku tidak ingin sekolahku terganggu. Karena, jika sudah besar nanti, aku ingin sekali jadi dokter dan bisa mengobati banyak orang khususnya anak-anak yang memiliki kanker.

Aku #AnakPitaKuning, aku ingin bisa kembali bersekolah seperti biasanya dan mewujudkan cita-citaku menjadi seorang dokter.

[Meninggal pada tanggal 8 Desember 2016]

 

Halo, namaku Muhammad Fatih..

Aku lahir di Kubu Raya, Kalimantan Barat, 26 April 2015. Saat ini aku baru berusia 1 tahun.

Usiaku baru menginjak 3 bulan ketika aku terjatuh dari ayunan. Setelah 2 minggu, ternyata timbul benjolan dan dan aku pun dibawa ke tukang urut sebanyak 8 kali. Namun sayang, setelah diurut benjolan tersebut malah membesar dan mengalami infeksi karena pembuluh darahnya pecah.

Hingga saat ini, aku masih menjalani perawatan kanker pembuluh darah (angiosarcoma), di RSCM. Doakan aku agar selalu semangat & ceria ya kakak-kakak.

[Meninggal pada tanggal 25 Desember 2017]

 

Halo, namaku Jesiska Arta Trinanda. Teman-teman di sekolah biasa memanggilku Jesiska.

Aku lahir di Bekasi, 26 April 2004, dan saat ini aku berusia 12 tahun. Aku tinggal dengan kedua orangtuaku di daerah Cilengsi, Bekasi.

Pada pertengahan 2015, tepatnya 6 April 2015 aku mengalami demam dan seluruh tubuhku pucat. Setelah itu, semakin hari aku semakin kurus dan lesu. Aku dibawa orangtuaku untuk melakukan cek lab. Ternyata hasil yang didapat leukositku naik, Hb dan trombosit turun. Kondisi ini membuat dokter merujukku ke RS yang lebih lengkap. Kemudian dibawalah aku ke RS Kanker Dharmais. Pada saat itulah aku  dinyatakan leukemia pada 5 Mei 2015.

Kedua orangtuaku cukup kaget menerima hasil tersebut. Karena mereka tahu biaya perawatan pasien kanker tidaklah murah. Saat ini aku adalah Anak Pita Kuning. Beruntung kami bertemu dengan kakak-kakak Pita Kuning. Saat ini aku telah menjadi Anak Pita Kuning. Pita Kuning membantu pengobatan dan perawatanku dalam berjuang melawan leukimia.

Aku suka hal-hal berbau seni dan aktivitas itu membuatku bahagia.Meski dengan leukimia, aku masih suka dan selalu ingin melakukan hobiku seperti melukis, merajut dan bernyanyi. Aku senang sekali masih bisa melakukan hobiku sambil ditemani oleh kakak kakak relawan dari Pita Kuning

[Meninggal pada tanggal 15 Mei 2017]

 

Halo, namaku Jafis, aku adalah #AnakPitaKuning. Saat ini aku berusia 8 tahun dan terakhir kali, aku sedang duduk di bangku kelas 2 SD.

Pada bulan Juni 2015 saat di sekolah, tiba-tiba tangan kananku tidak bisa memegang pensil. Aku tidak tahu apa yang terjadi dan merasa cemas. Dua minggu kemudian kaki kananku tidak bisa memakai sandal. Kemudian orangtuaku memeriksakan aku ke dokter. Hingga bulan Oktober 2015, orangtuaku membawaku berobat bolak-balik ke dokter dan ternyata dokter bilang, ada syaraf yang terjepit.

Bulan November, aku mengalami muntah-muntah beberapa kali selama satu minggu. Kemudian aku dibawa ke RS Hermina Bekasi dan dilakukan pemeriksaan. RS menyarankan agar aku dioperasi tapi biayanya mahal sekali. Di bulan yang sama, aku dibawa ke RS Kanker Dharmais. Dokter di sini menyatakan bahwa ada tumor ganas di otakku yang ukurannya sudah sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Pada 21 November 2016 aku mengalami muntah-muntah hebat hampir 24 jam. Keesokan paginya aku sudah tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke ICU. Hingga aku hanya bisa tiduran saja di tempat tidur.

Semenjak dirawat di rumah sakit, aku jadi tidak bisa bermain game di komputer. Padahal aku sangat jago main game di komputer. Aku ingin bisa kembali ke sekolah dan bermain game bersama-teman-temanku.

[Meninggal pada tanggal 31 Desember 2016]

 

Halo, namaku Eldo Vidiyano Syah Putra. Teman-teman dan orangtuaku biasa memanggilku Eldo.

Aku lahir pada 17 September 2002 di Tegal dan juga besar di kota bawang ini.

Keadaanku selama 14 tahum ini baik-baik saja, sampai akhirnya pada akhir tahun 2016 sesuatu terjadi. Awalnya aku mengalami muntah, mual, dan sakit kepala, serta nafsu makanku menurun. Ternyata, diketahui aku memiliki Tumor Otak Germinoma.

Kemudian, pada Mei 2016 aku menjalani operasi. Setelah menjalani operasi, aku pun kemudian dirujuk ke RSCM pada bulan Agustus 2016 hingga saat ini.

Oh ya, aku suka sekali menyanyi loh. Aku merasa dengan menyanyi, aku bisa menghibur orang lain di sekitar ku, membuat orang lain bahagia. Sama seperti yang dilakukan oleh Rumah Harapan dan Pita Kuning, yang memberikan kebahagiaan kepada anak-anak sepertiku.

Terima kasih Rumah Harapan dan Pita Kuning..

[Meninggal pada tanggal 1 Januari 2017]

 

Hai, Kakak-kakak.. Namaku Dafi Apriansyah, atau biasa dipanggil Dafi.

Saat ini aku berusia satu tahun dan tinggal bersama orangtuaku di daerah Kampung Rawa, Kec. Johar Baru, Jakarta Pusat.

Aku lahir di Jakarta, 28 April 2015, dan tepat ketika aku berusia satu tahun, sesuatu terjadi pada tubuhku. Sekitar Bulan April 2016 perutku membesar. Hal itu membuat orangtuaku membawaku ke klinik dekat rumah. Kata dokter pencernaanku terganggu karena susu. Setelah dua bulan berobat, ternyata tidak ada perubahan. Aku pun melakukan pengecekan, dan hasil lab menyatakan aku terkena leukemia.

Kemudian, aku dirujuk ke RSCM dan RSPAD. Terakhir aku dirujuk ke RS Kanker Dharmais sampai sekarang.

Di sinilah aku bertemu dengan kakak-kakak dari Pita Kuning yang ingin membantu pengobatanku dan tentu akan meringankan beban kedua orangtuaku. Aku kini adalah Anak Pita Kuning, terima kasih Pita Kuning.

[Meninggal pada tanggal 29 Mei 2017]

 

Hai, namaku Muhammad Alif Abiansyah, orang tuaku memanggilku Alif. Aku lahir di Bogor, 12 Feb 2012 dan kini usiaku 4 tahun.

Pertama kali aku didiagnosa memiliki kanker Neuroblastoma pada tahun 2015. Ketika usiaku masih 3 tahun. Saat ini, sudah 1,5 tahun aku dirawat di RS Kanker Dharmais. Awalnya aku dirawat di RS Thamrin. Namun, setelah dioperasi terjadi pembesaran dan akhirnya dirujuk ke RS Kanker Dharmais.

Aku sangat suka memancing bersama ayahku. Aku suka saat aku mendapatkan ikan di sungai, kemudian ku berikan kepada ibu. Semenjak memiliki kanker, aku jadi kesulitan untuk memancing bersama ayah.

Saat ini, Aku adalah #AnakPitaKuning. Aku berharap kanker ini segera bisa diobati, dan aku bisa kembali sering memancing bersama ayah. Aku juga ingin bisa belajar di sekolah dan bertemu teman-teman baru nanti.

Hai, namaku Ali Hasan, aku adalah #AnakPitaKuning. Bulan Agustus lalu, aku genap berusia 5 tahun.

Di awal tahun 2012, saat usiaku bahkan belum menginjak satu tahun aku mengalami kecelakaan. Aku mengalami patah kaki pada kecelakaan tersebut. Kemudian, setelah beberapa bulan ternyata timbul benjolan. Satu tahun kemudian, aku menjalani operasi. Ternyata, dari hasil operasi tersebut dokter bilang ditemukan kanker otot. Kemudian aku menjalani pemeriksaan kembali di RS Dharmais dan aku dinyatakan kanker syaraf stadium 4.

Aku suka sekali bernyanyi, aku ingin terus bisa bernyanyi dan menghibur orang-orang disekitarku. Kalau nanti kanker di tubuhku sudah tidak ada, aku ingin bisa sekolah. Aku tidak sabar ingin bersekolah, karena aku punya cita-cita menjadi polisi atau seorang dokter.

[Meninggal pada tanggal 13 Agustus 2017]

 

Halo, namaku Agung Pangestu.

Aku Anak Pita Kuning dan saat ini aku berusia 11 tahun. Aku berasal dari sebuah pekon bernama Trimulyo, di kecamatan Gedung Surian, Lampung Barat. Oh ya, pekon itu sebutan untuk desa kalau di tempatku hehe.

Aku adalah anak dari pasangan dari Amir Mahmud dan Siti Fadhilaturrohmah, kedua orangtua ku adalah petani. Sebagai petani aku sangat maklum jika penghasilan mereka tidak menentu. Semua baik-baik saja, sampai akhirnya aku didiagnosa mengidap Limfoma Hodgkin Stadium 3 (kanker limfa).

Dua tahun lalu, tepatnya pada 15 Desember 2014, tampak benjolan dan bengkak di leher, di bawah dagu kiri ku. Aku pun dibawa ke dokter oleh kedua orang tuaku. Ternyata, telah terjadi pembengkakan kelenjar getah bening. Ayah dan ibuku terus berusaha membawaku berobat ke dokter dan juga mencoba alternatif selama 1 tahun. Meski demikian, orangtua ku pantang menyerah.

Akhir tahun 2015 aku menjalani operasi di Lampung, kemudian mendapat rujukan ke Jakarta. Hingga saat ini aku masih menjalani pengobatan di Jakarta.

Aku sangat hobi main komputer, suatu saat aku ingin sekali punya komputer sendiri supaya bisa puas main di rumah. Kakak-kakak ada yang mau ngajarin aku komputer?