Posts

 

Jakarta, 28 Januari 2017 – Kantor Bukalapak yang berada di Plaza City View, Pejaten Barat, Jakarta Selatan ramai dihadiri para Relawan Pita Kuning. Pasalnya, hari ini adalah salah satu hari besar bagi Pita Kuning. Para relawan berkumpul untuk mengikuti volunteer gathering yang diadakan pertama kalinya oleh Pita Kuning sejak 10 tahun lalu. Sekitar 70 relawan Pita Kuning hadir pada acara yang akan diadakan rutin dan bertujuan untuk mendekatkan para relawan sekaligus berbagi ilmu tersebut.

Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning memberikan sambutan pada acara volunteer gathering

Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning yang membuka acara pada pagi hari itu mengatakan, “Volunteer gathering ini kami adakan untuk mendekatkan para Relawan Pita Kuning dan memperkuat semangat satu sama lain, mendapatkan feedback dari relawan secara langsung, sekaligus sharing 3 bulan percobaan aktivitas relawan Pita Kuning. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini para relawan bisa saling mengenal satu sama lain dan juga menambah ilmu melalui sharing session yang kami adakan dengan mendatangkan para ahli terkait topik tertentu.”.

Acara yang dihadiri oleh berbagai Relawan Pita Kuning mulai dari Batch 1-3 ini terdiri dari sharing session bersama Max Andrew Ohadi, tentang “Bagaimana Cara Menulis Sebuah Laporan untuk Dijadikan Tulisan yang Layak”. Materi tersebut berkaitan dengan tugas salah satu relawan pendampingan yang selalu menuliskan laporan pendampingan mereka kepada Pita Kuning.

Max Andrew Ohadi saat berbagi pengalaman tentang kepenulisan.

Selain itu, para relawan juga diajak bermain games untuk dapat lebih saling mengenal satu sama lain. Games yang diadakan mulai dari kuis tentang mengingat nama para relawan, games yel-yel, hingga games team building untuk melihat sejauh mana kekompakan para relawan Pita Kuning. Nantinya setiap kelompok yang memenangkan games akan diberikan hadiah sejumlah uang untuk dapat dipakai membeli kebutuhan atau keinginan bagi Anak Pita Kuning yang mereka dampingi, seperti membelikan buku atau mainan misalnya.

Para relawan juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan feedback kepada Pita Kuning dalam sesi tanya jawab bersama Mba Eva Noviana, Head of Community and Marketing Communications Pita Kuning dan Mba Ning Mahayu, Head of Service Pita Kuning.

 

Kak Muhammad Fikri , Head of Community Management Bukalapak, selaku tuan rumah pada acara ini mengatakan, “Bukalapak merupakan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap komunitas, baik komunitas digital/sosial. Untuk itu, kami sangat mendukung apa yang dilakukan Pita Kuning hari ini.”

Pada kesempatan hari itu, Kak Ega, selaku Community Coordinator Pita Kuning juga menceritakan perjalanan dan perkembangan dari Relawan Pita Kuning selama masa percobaan 3 bulan sebelumnya. Kak Ega menjelaskan semakin bertambahnya Anak Pita Kuning (yang saat ini mencapai sekitar 30 orang), dan akan semakin bertambah pula bantuan dari Relawan Pita Kuning yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, Kak Ega juga menyampaikan pencapaian yang dilakukan Pita Kuning melalui beberapa kegiatan seperti media gathering, donors night, acara Hop for Hope dan acara lain yang akan dilaksanakan ke depannya.

Melalui volunteer gathering ini, Pita Kuning berharap semangat para relawan akan terus terjaga dalam menjalani aktivitasnya bersama Pita Kuning, serta dapat memberikan manfaat ilmu dan keahlian lebih bagi para relawan.

Jakarta, 18 Desember 2016 – Lebih dari 200 orang penggemar zumba dan keluarga besar PT PP Properti, Tbk. memenuhi Parkir Selatan Senayan, Minggu pagi 18 Desember 2016. Pada kesempatan tersebut, mereka berkumpul untuk bersama-sama menunjukan kepedulian terhadap para pasien anak dengan kanker di Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia melalui kegiatan penggalangan dana Zumba Party for Charity: Hop for Hope.

Hop for Hope merupakan sebuah program Corporate Social Responsibility PT PP Properti, Tbk. yang diselenggarakan sekaligus untuk merayakan HUT ke-3 perusahaan yang bergerak di bidang properti tersebut. Tidak hanya sekedar memberikan dana bantuan saja, namun PT PP Properti, Tbk. mengajak masyarakat untuk turut serta, khususnya para zumba lovers untuk menunjukan kepedulian kepada pasien anak dengan kanker serta mendukung gerakan hidup sehat melalui senam zumba.

Ketua dan Wakil Ketua Pita Kuning berfoto bersama jajaran Direksi PT PP Properti

Dalam rangkaian ulang tahun PT PP Properti, Tbk. yang ke-3, Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (Pita Kuning), mendapatkan kehormatan untuk bergandengan tangan bersama membantu adik-adik pasien anak dengan kanker melalui serangkaian kegiatan Hop for Hope. Salah satunya, kunjungan ke salah satu rumah Anak Pita Kuning, selaku penerima dana bantuan, Muhammad Jafissyah pada 9 Desember 2016. Para jajaran direksi yang turut hadir dalam kunjungan tersebut merasa tersentuh ketika mengunjungi Jafis, yang memiliki kanker otak, yang membuatnya hanya dapat terbaring di atas kasur.

“Pada kesempatan ini kami memberikan kontribusi dengan memberikan donasi kepada anak-anak penderita kanker melalui Pita Kuning. PT. PP Properti bersama Pita Kuning melakukan satu aksi kemanusiaan, mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan berolahraga melalui senam zumba yang diadakan pada hari Minggu, 18 Desember 2016”, ungkap Taufik Hidayat, Direktur Utama PT PP Properti, Tbk.

Acara diawali dengan prosesi melompat bersama antara Direktur Utama PT PP Properti, Tbk., Bapak Taufik Hidayat, Ketua Pita Kuning, Mba Tyas Handayani dan Zumba Instructor, Mb Deti.

Senam zumba berjalan meriah dan menyenangkan, para peserta melakukan gerakan-gerakan zuma dengan bersemangat, tak terkecuali para jajaran direksi PT PP Properti Tbk., dan para Tim Operasional Pita Kuning. Menariknya, setelah sesi senam zumba berakhir, seluruh peserta zumba tanpa terkecuali diajak untuk melakukan manequin challenge bersama, seru sekali!

Tidak hanya senam zumba bersama, para peserta juga dapat menyaksikan talkshow kesehatan bersama praktisi gaya hidup sehat, Erikar Lebang, membahas tentang food combining. Tidak hanya itu, para peserta senam zumba Hop for Hope juga dapat mengunjungi berbagai booth di healthy bazaar dari para komunitas gaya hidup sehat.

Di penghujung acara, jajaran direksi PT PP Properti, Tbk., yang diwakili oleh Bapak Taufik Hidayat, selaku Direktur Utama menyerahkan donasi secara simbolis sebesar Rp. 200 juta rupiah kepada Mba Tyas Handayani, selaku Ketua Pita Kuning. Pita Kuning berharap, kerja sama yang dilakukan bersama PT PP Properti, Tbk. dalam membantu pasien anak dengan kanker dari keluarga prasejatera di Indonesia menjadi suatu kerja sama yang berkelanjutan.

Penyerahan donasi dari pihak PT PP Properti kepada Pita Kuning

Penyerahan sertifikat penghargaan sebagai bentuk tanda terima kasih kepada pihak PT PP Properti oleh Mba Tyas, Ketua Pita Kuning.

“Kami berharap, PT PP Properti dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam membantu sesama dan berdonasi untuk anak-anak kanker di Indonesia”, tambah Mba Tyas Handayani seraya mengucapkan syukur dan terima kasih yang tak terhingga atas perhatian dan dukungan PP Properti.

Jakarta, 8 Desember 2016 – Setelah berkenalan dengan para teman media dalam Media Luncheon siang hari, Yayasan Pita Kuning Indonesia melanjutkan acara selanjutnya pada malam dengan para donatur melalui Donors Night. Acara yang diadakan di Bebek Bengil Menteng, Jakarta Pusat pukul 19.00 sampai selesai ini mengundang para donatur yang pernah berkontribusi memberikan donasi kepada Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia.

Donors Night yang diadakan oleh Pita Kuning merupakan bentuk apresiasi kepada para donatur yang selama ini terlah membantu keberlangsungan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia dan membantu meringankan beban para pasien anak dengan kanker. Selain itu, dalam acara tersebut merupakan momen bagi Pita Kuning baru dalam memperkenalkan diri beserta seluruh tim operasional yang ada, memperkenalkan berbagai layanan Pita Kuning baru yang mengacu pada pemberian perawatan paliatif, serta menyampaikan berbagai aktivitas yang telah Pita Kuning jalankan dengan formulasi barunya saat ini.

Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning sedang menjelaskan formulasi baru Pita Kuning kepada para Donor

Meski malam itu diguyur hujan, tidak menghalangi bagi beberapa perwakilan donatur untuk hadir dan menghadiri acara makan malam dan ramah tamah dengan tema “Kebahagiaan yang Berkelanjutan Bagi Anak-anak dengan Kanker”. Turut hadir pula salah satu dari Keluarga Pita Kuning, orangtua dari Anak Pita Kuning, Alm. M. Rizqy Fadhilla yang baru saja meninggalkan kami bulan lalu.

Keluarga Alm. M. Rizqy Fadhilla, salah Satu Anak Pita Kuning

Beberapa perwakilan donatur yang datang malam hari itu di antaranya Ibu Shirley Pranoto dari PT PwC Indonesia dan Ibu Fatimah Tuzzahra, dari Panen Fashion Indonesia. Para perwakilan donatur berkesempatan untuk bertanya mengenai program layanan Pita Kuning baru dan juga berbagi masukan untuk Pita Kuning ke depannya.

Pada kesempatan kali itu, Mama Rizqy menceritakan bagaimana Pita Kuning membantu dalam menyediakan dukungan selain dari biaya pengobatan, seperti penyediaan alat bantu pernafasan, kebutuhan harian tabung oksigen dan isinya, juga bagaimana Pita Kuning mewujudkan keinginan Alm. Rizqy sebelum dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, yaitu membelikan jersey tim sepakbola favoritnya, PERSIJA, tepat pada malam sebelum Dedek Iqy meninggal.

Dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Pita Kuning seperti yang diterima oleh Alm. Rizqy adalah salah satu bentuk dari layanan paliatif yang ditawarkan Pita Kuning. Dengan program dan layanan baru berbasis layanan paliatif, Pita Kuning berharap dapat membuat para pasien dan keluarga menjalani harinya menjadi lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup para pasien anak dengan kanker di Indonesia.

Jakarta, 8 Desember 2016 – Di pagi yang cerah, Tim Operasional Pita Kuning sudah berkumpul di Bebek Bengil, salah satu restoran bernuansa Bali di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Pasalnya, hari ini merupakan hari yang besar bagi Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, yang diketuai oleh Tyas Handayani. Di hari inilah Pita Kuning mengadakan dua kegiatan, yaitu Media Luncheon dan Donors Night untuk bersilaturahmi dan berkenalan dengan teman-teman media dan juga para donatur.

Media Luncheon yang dihadiri oleh 21 media ini selain bertujuan untuk bersilaturahmi dengan para media, juga momen perkenalan Pita Kuning baru dengan teman-teman media, serta memperkenalkan Program Layanan Pita Kuning baru yang memiliki preferensi terhadap Perawatan Paliatif bagi pasien anak dengan kanker. Topik yang diusung oleh Pita Kuning adalah “Kebahagiaan yang Berkelanjutan Bagi Anak-anak dengan Kanker”.

Selain dihadiri oleh Tim Operasional Pita Kuning, Mas Pandji Pragiwaksono selaku Pembina, dan Pakde Indro ‘Warkop’ Djojokusumonegoro, selaku Pengawas, Pita Kuning juga turut mengundang beberapa ahli dan praktisi dalam bidang paliatif serta psikolog keluarga. Ada dr. Siti Anissa Nuhonni, Sp.KFR(K), Ketua Masyarakat Paliatif Indonesia Cabang Jakarta, lalu Suster Rina Wahyuni, Koordinator Suster Rachel House Indonesia, juga  Mba Ita D. Azly, Psikolog Keluarga yang juga menjadi relawan ahli Pita Kuning. Para ahli dan praktisi yang diundang berbagi pengalaman, cerita dan juga testimoni terkait dengan perawatan paliatif yang menjadi salah satu misi dari  Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia dalam membantu pasien anak dengan kanker di Indonesia.

“Ketika ia punya kanker, haruskah dijauhkan dari kegiatan kanak-kanaknya? Tidak. Jadi, perawatan paliatif sangat membantu mereka.”, ujar dr. Siti Anissa Nuhonni atau yang kerap disapa dr. Honni.

aa

Dalam kesempatan kali itu, Mba Tyas Handayani, selaku ketua Pita Kuning baru juga turut menjelaskan tiga layanan utama dari Pita Kuning baru, yaitu penyaluran dana bantuan, penyaluran pendampingan dan layanan pemberian akses informasi lewat Pita Kuning Careline.

“Orangtua yang menghadapi fakta bahwa sang anak menderika kanker maka mereka pun akan mengalami reaksi emosional yang luar biasa seperti shock, penyangkalan, marah pada diri sendiri, cemas, takut, bingung, frustasi, stress dan bahkan depresi,” Mba Ita D. Azly menjelaskan kepada rekan media tentang dampak psikologis keluarga dari pasien anak dengan kanker.

1

Oleh karena itu, Pita Kuning hadir memberikan pendampingan bagi pasien anak dengan kanker melalui program layanan penyaluran pendampingan. Secara berkala, kakak-kakak relawan Pita Kuning mendatangi keluarga dengan Anak Pita Kuning dan melakukan pendampingan. Dalam pendampingan tersebut Anak Pita Kuning akan diajak belajar dan bermain bersama, seperti membaca, menulis, berhitung dan mewarnai. Kehadiran kakak-kakak relawan pendampingan Pita Kuning yang nantinya diharapkan dapat mengurangi beban psikologis anak dan juga keluarga dari anak pasien kanker.

Suasana menjadi sedikit haru ketika diputarnya video testimoni dari salah satu keluarga Anak Pita Kuning yaitu Muhammad Jafissyach atau yang dikenal dengan Jafis. Jafis adalah Anak Pita Kuning yang memiliki tumor otak ganas di dalam kepalanya.

“Kita niatnya di sini untuk membahagiakan mereka. Kalau pengobatan bolehlah sudah ada BPJS. Lalu kalau menyelamatkan nyawa, itu kan kehendak Yang di Atas. Tapi sebisa mungkin kita bikin mereka bahagia,” ujar Mas Pandji, Pembina Pita Kuning ketika berbagi kisah bersama media.

Program kebahagiaan yang berkelanjutan adalah bentuk kasih sayang Pita Kuning untuk terus memberikan harapan dan kesempatan bagi pasien anak dengan kanker di Indonesia untuk bisa tersenyum dan bahagia serta memiliki masa depan yang lebih baik.

Depok, 22 September 2016 – Pita Kuning turut hadiri perayaan Syukuran #MerdekaDenganBerbagi yang diselenggarakan oleh Berbagi.com bersama teman-teman dari Sahabat Anak dan Wisma Tuna Ganda (WTG) Palsigunung. Acara yang dimulai dari pukul 09.00 WIB pada 22 September 2016 dan dihadiri oleh puluhan anak dari Sahabat Anak serta beberapa teman-teman dari WTG berjalan meriah dengan kehadiran Andien. Wisma Tuna Ganda Palsigunung sendiri beralamatkan di Jl. Raya Bogor, Pekayon, Cimanggis, Kota Depok.

#MerdekaDenganBerbagi sendiri merupakan sebuah campaign sosial yang dibuat dalam rangka merayakan HUT kemerdekaan RI ke-71, yang berlangsung di media sosial mulai dari 14 Agustus 2016 hingga 12 September 2016. Kampanye ini bertujuan merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara membantu sesama, dalam hal ini para anak pasien kanker di Pita Kuning, adik-adik Sahabat Anak, dan teman-teman dari Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Campaign ini berupa polling online di mana netizen dapat memilih satu dari tiga yayasan yang ada, dan nantinya jumlah vote yang didapat dari masiing-masing yayasan akan dikonversi dalam sejumlah uang donasi.

“Kami mencoba melalukan social campaign dengan mengadakan polling #MerdekaDenganBerbagi sebagai ajakan untuk menyebarkan semangat berbagi pada sesama melalui media digital. Masyarakat digital semata-mata diminta untuk meluangkan waktu mereka dan memilih salah satu yayasan yang terlibat, kemudian suara yang terkumpul akan kami konversi sebagai donasi.”, ungkap Mba Putri Adelia, Marketing Communications Manager Berbagi.com mengenai program #MerdekaDenganBerbagi.

Pemberian donasi dari berbagi.com kepada Mba Siska (Sahabat Anak), Mba Tyas (Pita Kuning) & Bu Kristanti (Wisma Tuna Ganda)

Mba Putri menambahkan, “Social campaign ini kami lakukan seiring dengan peluncuran Berbagi.com sebagai consumer research platform, dimana polling ini menjadi salah satu wujud kesadaran dan keinginan kami untuk terus mengingat esensi dari kata “berbagi” itu sendiri. Karena itulah tidak ada menang atau kalah dalam polling ini, hanya kebersamaan dan kesederhanaan dalam berbagi.”

Beberapa rangkaian acara #MerdekaDenganBerbagi ini di antaranya adalah, perkenalan dari pihak Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Sahabat Anak dan Pita Kuning, perayaan ulang tahun teman-teman dari berbagi.com, Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Sahabat Anak & Pita Kuning yang berulang tahun di bulan September, pemberian donasi kepada ketiga yayasan yang hadir oleh berbagi.com, serta makan siang bersama. Selain pertunjukan sulap, dan penampilan musik dari Sahabat Anak, penyanyi Andien turut memeriahkan acara dengan kedatangannya dan memandu bernyanyi ketika perayaan ulang tahun.

“Aku sangat bersyukur dan sangat senang sekali aku punya kesempatan dikasih kesempatan juga berkunjung ke sini, karena hari ini selain hari yang menyenangkan, aku juga mendapat banyak pelajaran. Berbagi itu kenapa bisa memerdekakan, karena bisa membebaskan kita dari sifat-sifat yang tidak baik, bebas dari kemiskinan. Dengan berbagi kita juga malah bebas dari prasangka dan hal buruk.” ujar Kak Andien yang baru pertama kali datang ke Wisma Tuna Ganda Palsigunung dan juga turut berpartisipasi dalam kampanye online #MerdekaUntukBerbagi.

Andien & Ibundanya yang sedang mengunjungi salah satu penghuni Wisma Tuna Ganda

Pelantun tembang ‘Gemintang’ ini pun menambahkan, “Jangan pernah takut dengan berbagi, karena justru kebahagiaan kita akan terus berlipat ganda”.

Teman-teman dari Pita Kuning dan Sahabat Anak, beserta Kak Andien juga berkesempatan untuk berkeliling Wisma Tuna Ganda Palsigunung dan berkenalan dengan teman-teman penghuni lainnya. Menjadi sebuah pengalaman menarik dan tak terlupakan dapat bertemu dengan teman-teman di Wisma Tuna Ganda Palsigunung yang mungkin nasibnya tidak seberuntung orang kebanyakan.

“Kehadiran Pita Kuning dan Sahabat anak melalui kegiatan yang diadakan berbagi.com merupakan suatu hal yang luar biasa. Meskipun bergerak di bidang berbeda, saya merasa berjuang tidak sendirian. Kita tambah teman, tambah kebahagiaan, karena kebahagiaan harus dibagi.”, ungkap Ibu Kristanti, selaku Kepala Panti Wisma Panti Ganda.

2016-09-22-11-01-10-768x576

Terlahir dengan berbagai disabilitas dan bahkan ditinggalkan oleh keluarga mereka, bukan menjadi alasan bagi untuk tidak menjalankan hidup secara optimal. Dengan bantuan pengasuhan, kasih sayang, terapi fisiologi dan pendidikan informal dan yang diberikan oleh para pengasuh Wisma Tuna Ganda Palsigunung, teman-teman di sana dapat menjalani hidup lebih baik.

“Terus terang saya mengagumi pengelolaan dan kegigihan Ibu Kristianti dan tim dalam mengasuh dan merawat para penghuni Wisma Tuna Ganda Palsigunung, hal ini patut menjadi contoh yang baik bagi kita semua. Terima kasih kepada berbagi.com, yang terus mendorong semangat kita untuk terus maju.”, tutur Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning baru dalam kesempatan tersebut.

Tim Pita Kuning baru turut merasa empati terhadap kondisi teman-teman di Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Kunjungan ini menjadi sebuah pembelajaran yang sangat berarti melihat sisi lain perawatan dan secara langsung belajar bagaimana penanganan orang-orang dengan kebutuhan khusus dan yang memiliki disabilitas.

“Berbagi.com adalah suatu inisiatif yang berdiri atas dasar semangat gotong royong. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi banyak inisiatif baru dalam membangun kepedulian terhadap sesama.” tambah Mba Tyas.

Syukuran #MerdekaDenganBerbagi juga menjadi kesempatan Pita Kuning untuk dapat mengenal pihak Sahabat Anak dan Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Pita Kuning berharap, akan ada kegiatan atau kesempatan lain yang dapat dilakukan dalam rangka kolaborasi untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Selain itu, hal semacam ini juga dianggap sebagai sarana yang tepat untuk belajar satu sama lain.

Hal tersebut sama halnya seperti harapan dari Berbagi.com yang disampaikan oleh Mba Putri, “Kedepannya, sekecil dan dalam bentuk apapun itu, kami berharap untuk terus berbagi bersama, dengan harapan suatu hari nanti kami dapat memberikan dampak sosial yang positif.”.

 

Jakarta, 17 September 2016 – Pukul 07.00, Rumah Pita baru yang telah selesai menjalani proses renovasi pagi itu didatangi oleh Tim Operasional Pita Kuning. Tujuan kedatangan dari Tim Operasional ke Rumah Pita Kuning yang terletak di depan SMA Cendrawasih 1 Jakarta, Jl. RS Fatmawati, RT. 02/03, Gandaria Selatan, Cilandak tersebut adalah untuk mengadakan Pita Kuning Volunteer Training Day Batch 1. Para relawan pendampingan yang sudah melalui proses seleksi dan interview, akan diberikan pembekalan dan pelatihan awal mengenai peran, tugas, kewajiban, ketentuan dan tata cara dalam mendampingi pasien dan keluarga pasien kanker anak yang berada di bawah naungan Pita Kuning.

Pembekalan dan pelatihan pagi itu dihadiri cukup lengkap oleh Tim Operasional Pita Kuning seperti Mba Tyas Handayani (Ketua Pita Kuning), Mba Mustika Kusumaningtyas (Wakil Ketua Pita Kuning), Kak Eva Noviana (Head of Community Management), Kak Ning Mahayu (Head of Service), Kak Tyas Yahya (Community Coordinator & Service Support), dan Kak Prasetya Ega (Community Coordinator). Mereka semua berkumpul untuk berbagi dan transfer ilmu yang mereka miliki kepada para relawan.

Kak Lia, Community Pita Kuning Menjelaskan Tentang Kegiatan Pendampingan Relawan Pita Kuning

Antusiasme, semangat dan keceriaan terpancar dari wajah para relawan, 8 dari 15 relawan, yang hadir hari itu. Relawan Pita Kuning Batch 1 yang hampir semuanya adalah wanita tersebut berasal dari berbagai daerah di Jabodetabek dan telah bersedia mengikuti kegiatan sebagai relawan pendampingan sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pita Kuning. Dalam hal perekrutan relawan, Pita Kuning bekerja sama dengan Indorelawan.org, di mana menjadi portal dalam pendaftaran dan penyaringan relawan.

“Relawan adalah ujung tombak terdepan Pita Kuning dalam menjalankan kegiatan pendampingan. Relawan pendampingan bagi kami adalah suatu hal yang esensial dan tidak dapat dipisahkan dari Pita Kuning. Pita Kuning dapat berdiri hingga 10 tahun karena kekuatan dan komitmen relawan yang terus membantu Pita Kuning. Oleh karena itu, penting sekali bagi kami semua untuk dapat berkumpul hari ini dan dalam rangka pembekalan bagi relawan pendamping Pita Kuning.”, ujar Mba Tyas Handayani selaku Ketua Pita Kuning yang juga memberikan pembekalan mengenai sejarah, visi dan misi baru Pita Kuning.

Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning Sedang Menjelaskan Tentang Sejarah Pita Kuning

Selain itu, terdapat beberapa materi lain seperti materi tentang kanker dan kanker anak, proses terbentuknya kanker, materi tentang volunteer, dan peraturan serta ketentuan dalam menjadi relawan pendampingan di Pita Kuning. Tak lupa, para relawan juga diberikan pembekalan mengenai protokol atau ketentuan khusus do’s and don’t, dalam melakukan dan menangani pasien kanker anak di bawah naungan Pita Kuning. Hal tersebut misalnya, dalam melakukan pendampingan para relawan Pita Kuning hingga dapat terus memberikan rasa optimisme kepada para pasien kanker anak dan juga keluarganya. Meskipun sedang mengalami masa yang berat dalam hidup dan para relawan dapat merasakannya kesulitannya, hal itu tidak boleh ditunjukkan dan justru harus terus memberikan dukungan semangat. Hal tersebut merupakan salah satu usaha yang dilakukan dalam menjalankan perawatan paliatif (palliative care) yang menjadi dasar dalam kegiatan pendampingan Pita Kuning.

Sebagai salah satu unsur support system dari keseluruhan sistem perawatan paliatif, relawan pendampingan menjadi salah satu elemen penting dalam membantu meningkatkan kualitas hidup pasien kanker anak dan keluarganya menjadi lebih baik dan berarti dalam menjalani masa pengobatan. Oleh karena itu, dengan mengadakan pelatihan dan pembekalan ini, Pita Kuning berharap, akan lahir para relawan-relawan baru yang profesional dalam menjalani tugasnya sebagai pendamping pasien dan keluarga pasien kanker anak, dan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal dan semaksimalnya.

Para Relawan Pendampingan Antusias Melakukan Tanya Jawab

Jakarta, 1 September 2016 – Falcon Pictures sebagai salah satu Production House yang kerap kali memproduksi film box office Indonesia. Film yang gala premiere-nya diadakan di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Kamis, 1 September 2016 ini berjudul Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1. Falcon Pictures kembali menghadirkan para ikon komedian legendaris Trio Warkop DKI melalui film remake besutan Anggy Umbara sebagai sang sutradara. Ketiga tokoh legendaris diperankah oleh Abimana Aryasatya (Dono), Vino G Bastian (Kasino), dan Tora Sudiro (Indro).

Indro Warkop, sebagai anggota Warkop yang masih ada (dan merupakan Pengawas dari Pita Kuning), tidak menyangka promosi film Warkop DKI Reborn akan sebesar ini. “ Ini sungguh luar biasa. Saya yakin kalau mas Dono dan Kasino masih ada, mereka akan bangga dengan semua ini. Ini sebuah penghargaan yang sangat luar biasa. Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat di film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 ini,” ungkapnya.

Antusias masyarakat sangat terlihat dari penuhnya Blitzmegaplex pada malam itu dalam rangka gala premiere Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1. Bahkan Pita Kuning yang menghadiri acara tersebut pun turut antusias menunggu detik-detik film ini diputar.

Kehadiran Pita Kuning malam itu bukan hanya memenuhi undangan pemutaran film, namun Falcon Pictures beserta para crew dan cast Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1, merencanakan sesuatu yang spesial. Malam itu, Falcon Pictures menginisiasi pemberian donasi sejumlah uang kepada Pita Kuning dan mengajak para crew, cast dan penonton Indonesia berbagi lewat film.

 

Suatu kehormatan bagi Pita Kuning yang diwakili Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning baru, untuk dapat berdiri di antara para pemain & crew Warkop DKI Reborn, dan memberikan penjelasan mengenai Pita Kuning. Pemberian donasi tersebut merupakan bentuk berbagi dan memberi kembali kepada sesama yang membutuhkan dari pihak Falcon Pictures. Nantinya, donasi yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk membiayai pengobatan dan perawatan para adik pasien kanker di bawah naungan Pita Kuning. Pemberian donasi ini juga merupakan awal dari kerja sama lainnya antara Falcon Pictures dan Pita Kuning.

Sudahkah kamu menonton film ini Angels? Share pendapatmu yuk di kolom komentar..

Menurut data Litbang Kesehatan RI tahun 2013, prevelensi penyakit kanker pada anak kelompok usia 1-4 tahun dan 5-14 tahun masing-masing sebesar 0.1% dari total keseluruhan kasus yang ada. Dalam membangun Pita Kuning yang baru, kedepan Pita Kuning akan menjadi yayasan yang mengkhususkan diri dalam penyaluran layanan perawatan paliatif bagi pasien kanker anak dari keluarga yang tidak mampu. Layanan baru Pita Kuning rencananya akan kami namakan Layanan Psiko-Sosial. Saat ini antara lain formulasi program layanan Psiko-Sosial dari Pita Kuning terdiri dari layanan penyaluran dana bantuan, layanan penyaluran pendampingan pasien dan juga program pembuatan modul pendidikan khusus untuk pasien kanker anak.

Pita Kuning menyadari, selain pengobatan yang diberikan kepada para pasien kanker anak, namun menjaga kualitas hidup dari anak yang menjalani perawatan juga penting, termasuk bagi mereka yang sudah berada pada stadium lanjut. Pemberian bantuan dana untuk proses penanganan kanker dalam tubuh anak, kemudian pemberian dukungan kepada keluarga, memberikan dorongan semangat dan menjaga pikirin anak tetap bahagia yang sejalan dengan tujuan perawatan paliatif adalah bagian dari misi baru Pita Kuning.

Pita Kuning berkesempatan menggali ilmu lebih dalam tentang perawatan paliatif (palliative care) melalui Seminar Awam Kanker yang diadakan oleh Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) di RS Mitra Kemayoran, Senin (22/8) 2016. Pembahasan Perawatan Paliatif dan Manajemen Nyeri disampaikan oleh dr. Edi tehuteru Sp. A. Beliau adalah salah satu dokter onkologi anak dalam menangani pasien kanker anak di RS Kanker Dharmais dan merupakan salah satu Founder dari Pita Kuning.

Perawatan paliatif itu sendiri pada awalnya hanya diartikan sebagai perawatan pada pasien kanker yang sudah tidak responsif terhadap pengobatan kuratif dan berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien kanker, dalam hal ini khusus anak-anak, alih-alih mengobati atau berusaha menyembuhkan penyakit kanker yang ada.

Perawatan paliatif sendiri menurut WHO saat ini sudah berbeda dari 15 tahun yang lalu. Kini, perawatan paliatif adalah kegiatan perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh, pikiran dan jiwa anak pasien kanker yang berkesinambungan termasuk pemberian dukungan terhadap keluarga atau pendamping yang ada di sekeliling anak pasien kanker tersebut. Dimulai dari awal diagnosa dan terus berkelanjutan dengan atau tanpa perawatan terhadap penyakitnya. Selain itu, perawatan paliatif juga tidak hanya berhenti setelah pasien meninggal, tetapi masih diteruskan kepada anggota keluarga yang berduka dengan memberikan dukungan.

Dalam praktiknya perawatan dan pelayanan paliatif seperti yang disampaikan oleh dr. Edi memiliki beberapa landasan utama di antaranya; meningkatkan kualitas hidup dan menganggap kematian sebagai proses yang normal, menghilangkan nyeri dan keluhan lain yang mengganggu kebahagiaan pasien anak, menjaga keseimbangan psikologis dan spiritual, berusaha menjaga agar pasien kanker anak tetap aktif sampai akhir hayatnya menjalankan apa yang ia sukai, serta membantu mengatasi suasana dukacita pada keluarga setelah ditinggalkan oleh pasien.

Dalam mendukung kegiatan palliative care secara efektif memerlukan pendekatan multi disiplin yang dapat menjangkau keluarga juga support system yang berada di sekelilingnya walaupun terbatas.

Dengan diberikannya perawatan paliatif terhadap anak pasien kanker, diharapkan anak akan lebih baik dan bahagia dalam menjalani masa pengobatan, penyembuhan bahkan (bagi pasien dalam stadium akut) hingga masa hidupnya berakhir. Begitu pun keluarga yang menjadi orang terdekat pasien juga akan merasakan hal serupa.

Pita Kuning yang baru kini mengarahkan segala upaya pembelajaran dan aktifitas yayasan dalam pemberian perawatan paliatif bagi pasien kanker anak. Pita Kuning percaya, penyaluran bantuan layanan secara menyeluruh dapat membuat para pasien dan keluarga menjalani harinya menjadi lebih baik untuk dijalani.

Apa menurut Angels tentang perawatan paliatif ini? Sampaikan pendapatmu lewat komentar yuk 🙂