Kanker Otak dan 101 Cara Melawannya (Story of APK Kemal)

“Bu, kapan Kemal bisa jalan lagi kayak dulu?”

Kemal, 12 tahun, APK Jakarta

Kanker-Otak-Pita-Kuning-Kemal

Hai kak, Kenalan sama APK Kemal yuk!

Kanker otak terjadi karena jaringan tumbuh secara abnormal dan membentuk tumor. Setidaknya, itulah yang dialami Kemal saat ini. Kemal merupakan anak yang berusia 11 tahun dari pasangan Reni Royana dan Muhammad Subhan. Dalam kesehariaannya, mama Kemal bekerja sebagai ibu rumah tangga sekaligus merawat Kemal. Sedangkan papa Kemal berprofesi sebagai ojek online. Penghasilan papa Kemal menjadi sumber dana untuk memenuhi hidup keluarga, terutama pemenuhan kebutuhan pokok. Saat ini, keluarga Kemal berdomisili di Jakarta.

Muntah Setiap Bangun Tidur, Hingga Didiagnosis Kanker Otak

Kemal tergolong aktif untuk anak seusianya. Selain belajar, ia biasa menghabiskan waktu dengan bermain game di warnet dan bermain bola bersama teman sebaya. Namun terdapat satu hari yang tak biasa dirasakan Kemal. Tepatnya saat Kemal masih berusia 6 tahun. Pada hari itu, Kemal tiba-tiba terjatuh ketika sedang bermain. Insiden ini diperparah ketika Kemal merasa kurang fit hingga tidak bisa tidur selama 3 hari berturut-turut. Akhirnya, mama segera mengantar Kemal ke dokter. Hasil pemeriksaan dokter masih tersimpan dalam memori mama Kemal hingga saat ini. Ya, Kemal dinyatakan memiliki kanker otak.

“Shock banget waktu pertama kali (Kemal) kena kanker,

Kenapa kok (Kemal) kena kanker otak? padahal dari bayi sehat terus”.

Mengetahui hal tersebut, dokter akhirnya memberi rujukan untuk segera proses ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sambil ditemani nenek Kemal yang juga shock & bersedih, mama Kemal mendapatkan hasil pemeriksaan CT scan dengan yaitu tumor sebesar 4,8 cm di bagian otak dengan kondisi sudah pecah. Pecahnya tumor tersebut mengharuskan Kemal dioperasi sesegera mungkin. Jika tidak, Kemal mendapat akibat yang lebih parah, seluruh tubuhnya akan terkena kanker. Sakit yang dialami Kemal membuatnya tidak bisa memulai pendidikan Sekolah Dasar (SD).

Keluarga Kemal harus berjuang ekstra, mengingat kondisi ekonomi sedang dilanda Pandemi COVID-19 PPKM level 3. Hal ini berdampak pada satu-satunya pendapatan ekonomi keluarga, yakni pendapatan papa kemal yang berprofesi sebagai ojek online turun hampir 50%. Sedangkan kebutuhan Kemal terus meningkat seiring bertambahnya usia.

Mendukung Perjuangan Kemal 24/7

Hari demi hari, keluarga akhirnya menerima fakta dan terus mendukung Kemal untuk melawan kanker. Kendati koordinasi badannya terganggu, Kemal pun menjalani operasi dan rutin terapi berjalan. Ia semakin mengerti dengan keadaan meski tak jarang Kemal bertanya kepada mama “Ibu, kapan Kemal bisa jalan lagi kayak dulu?”. Kemal juga fokus melakukan hal-hal yang ia suka sekaligus mengembangkan skill nya seperti belajar mewarnai, menggambar, dan menghitung.

Adapun kegiatan favorit Kemal yakni berenang, meski sesekali ia mengalami rasa sakit pada kupingnya. Mama kerap menerima ajakan Kemal agar ia tidak bosan di rumah. Tidak lupa juga dengan mengisi waktu luang dengan teman-temannya seperti bermain playstation. Rasa ingin tahunya semakin besar, ketika ia melihat sang adik kerap menggunakan seragam merah putih lengkap untuk sekolah. Kemal sering bertanya-tanya, bagaimana rasanya bisa bersekolah seperti adiknya (Kevin). Untung, mama senantiasa memberi pengertian kepada Kemal untuk tetap sabar sambil belajar di rumah dan tetap melakukan berobat ke dokter setiap 1 tahun sekali.

Terimakasih, Kakak-Kakak Donatur Pita Kuning!

Mama Kemal merasakan dampak positif setelah mengikuti layanan pendampingan dari Pita Kuning. Seperti dalam wawancara pada Jumat, 4 Februari 2022 ini, mama Kemal didampingi oleh salah satu SSO Pita Kuning Jakarta yaitu Kak Intan. Selain layanan pendampingan, Kemal juga menerima penyaluran dana bantuan. Dulu, Kemal jarang mengkonsumsi susu harian.

Sekarang, Kemal rutin minum susu hingga jadi lebih kuat. Tak hanya pemenuhan nutrisi, Kemal juga menikmati waktunya bersama anak pendampingan Pita Kuning lain dalam acara family gathering ke Putri Duyung Resort. Bahkan, Kemal berharap waktu berenangnya lebih lama, karena itu kegiatan favorit Kemal. Kalau sudah besar, Kemal jadi perenang yang handal kali, ya, kak?

Mama Kemal berharap, Pita Kuning menjadi lebih sukses dan membantu lebih banyak anak dengan kanker di seluruh Indonesia.

Yuk, kak, bantu anak dengan kanker seperti Kemal agar mereka bisa memenuhi nutrisi, melanjutkan pendidikan , dan berobat ke dokter. Hal ini sekaligus menjadi ajang mendukung Hari Kanker Anak Internasional pada 15 Februari 2022 mendatang. Terima kasih, kak. Sehat-sehat selalu!

 

Atikel Terkait ...

Picture of Pita Kuning

Pita Kuning

Yayasan yang memberikan layanan psikososial bagi anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera

Semua Post

Kabar Berita

Berlangganan Artikel

Jadi yang pertama untuk mendapat kabar terbaru Pita Kuning

Cerita Anak