101 Kanker Darah pada Anak (Leukemia)

Kanker Darah pada Anak

Apa Itu Leukemia?

Leukemia (kanker darah pada anak) merupakan kasus yang paling sering dialami oleh anak (WHO, 2007). Pada tahun 2009, Yayasan Onkologi Anak Indonesia (2009) menyatakan terdapat 30-40% kanker pada anak merupakan leukemia. Leukemia terbentuk dari sel kanker darah putih yang abnormal terbentuk di sumsum tulang belakang, kemudian menyebar dengan cepat melalui aliran darah dan meningkatkan infeksi tubuh serta masalah lainnya

Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker pada Anak

Belum ada penyebab pasti dibalik penyebab kanker darah pada anak. Namun terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker pada anak, diantaranya yaitu penggunaan pestisida, medan listrik, riwayat keguguran pada ibu, radiasi, bahan kimia (benzen), virus, kelainan genetik, ibu yang umurnya relatif tua saat melahirkan, ibu yang merokok saat hamil, konsumsi alkohol saat hamil, penggunaan marijuana saat hamil, medan magnet, pekerjaan orangtua, berat lahir, urutan lahir, radiasi prenatal dan postnatal, dan diet (Handayani & Sulistyo, 2008).

5 Jenis Kanker Darah pada Anak

Ketahui jenis-jenis kanker darah pada anak, yang didasari oleh frekuensi terjadinya kasus kanker darah.

  1. Leukemia limfoblastik akut (ALL), atau kerap disebut dengan leukemia limfositik akut, menyumbang 3 dari setiap 4 kasus leukemia pada anak.
  2. Leukemia myelogenous akut (AML), jenis leukemia anak yang paling umum terjadi.
  3. Leukemia hibrida atau campuran garis keturunan, leukemia yang jarang terjadi dengan gambaran ALL dan AML.
  4. Leukemia myelogenous kronis (CML), jarang terjadi pada anak-anak.
  5. Leukemia limfositik kronis (CLL), sangat jarang terjadi pada anak-anak.
  6. Leukemia myelomonocytic remaja (JMML), kategori langka. Biasanya dialami anak di bawah usia 4 tahun.

Gejala Kanker pada Anak

Kanker darah pada anak ditandai dengan beberapa gejala berikut. Satu-satunya cara untuk membantu anak yang diasumsikan memilih salah satu gejala di bawah yakni dengan segera periksakan ke dokter. Gejala kanker darah pada anak adalah:

  1. Demam tanpa sebab yang jelas
  2. Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening
  3. Perdarahn kulit atau perdarahan spontan (contohnya gusi berdarah)
  4. Nyeri tulang pada anak
  5. Pembesaran testis dengan konsistensi keras
  6. Kejang sampai penurunan kesadaran
  7. Pucat, lemas, rewel, hingga menurunnya nafsu makan

Bantu Anak Leukemia, Bagaimana Caranya?

Kanker Darah pada Anak
Salah satu Anak Pita Kuning (APK) bernama Iffah berumur 6 tahun yang memiliki leukemia

Pernalkan Adik kesayangan Pita Kuning yang bernama Iffah. Kini, APK Iffah berusia 6 tahun. Kanker darah yang dimiliki Iffah tidak pernah memutuskan semangatnya untuk meraih cita-cita. Bahkan, kondisi Iffah makin membaik berkat bantuan nutrisi hingga kebutuhan pendidikan yang terpenuhi dari segala bantuan Kamu. Tidak hanya Iffah, masih terdapat Anak Pita Kuning lainnya yang kini menjaga semangatnya untuk melawan kanker darah.

Jangan putus bantuanmu utnuk anak dengan kanker. Ambil peran dengan berdonasi rutin untuk Anak Pita Kuning, bantu 40 Anak dengan kanker mendapatkan nutrisi bulanan dan pendidikan seperti Iffah agar kian sehat dan dapat melanjutkan cita-citanya.

 

Sumber:

Artikel Halodoc berjudul ‘Kanker Darah Bisa Terjadi pada Ana, Ini Pemicunya’ oleh dr. Rizal Fadli

Artikel Kementrian Kesehatan Republik Indonesia berjudul ‘Kenali Gejala dan Tanda-tanda Leukemia’

Maria, A., Indriati, G., & Rahmalia, S. (2014). Pengalaman ibu dalam merawat anak dengan leukemia. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau1(1), 1-7.

Atikel Terkait ...

Picture of Pita Kuning

Pita Kuning

Yayasan yang memberikan layanan psikososial bagi anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera

Semua Post

Kabar Berita

Berlangganan Artikel

Jadi yang pertama untuk mendapat kabar terbaru Pita Kuning

Cerita Anak