Penyakit tulang dapat menghampiri segala jangkauan umur mulai dari anak-anak hingga dewasa. Beberapa penyakit tulang pada anak merupakan penyakit bawaan dan adapula yang termasuk gangguan nutrisi. Namun, sudahkah mama & papa kenal dengan fungsi tulang, khususnya pada anak?

Fakta Kerangka Tulang
Setiap manusia memiliki 206 tulang yang dibedakan menjadi tulang panjang, pendek, pipih, dan tidak teratur. Rangka ini berguna sebagai dasar bentuk tubuh manusia. Oleh karena itu, manusia dapat bergerak dan berbagai organ penting di dalam tubuh dapat terlindungi. Tulang manusia memiliki beberapa fungsi bagi tubuh, seperti:
(1) menopang bentuk tubuh, agar dapat berdiri tegak atau duduk
(2) menunjang pergerakan tubuh, tulang bersama dengan otot dan sendi berperan untuk mendukung pergerakan tubuh agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari
(3) memproduksi sel darah yang berasal dari sumsum tulang yang berada di beberapa rongga tulang tertentu seperti tulang panggul dan paha
(4) menyimpan mineral, sistem rangka manusia menyimpan dua mineral penting yaitu kalsium dan fosfor.

3 Penyakit Tulang pada Anak
Meski masih dalam masa pertumbuhan, penyakit tulang pada anak tetap mungkin terjadi. Terdapat setidaknya 3 penyakit tulang pada anak yang dapat dialami oleh anak, diantaranya yaitu:
- Rakhitis
Penyakit tulang pada anak ini kerap terjadi pada anak berusia 6 hingga 36 bulan. Rakhitis disebabkan oleh kurangnya vitamin D, kalsium, dan fosfat. Anak yang memiliki penyakit rakhitis cenderung memiliki rulang yang lunak, pertumbuhan terhambat, bahkan kelainan bentuk tulang. Kondisi bisa lebih parah jika anak tersebut tinggal di tempat yang minim terpapar sinar matahari atau jarang mengkonsumsi produk nabati.
- Osteomyelitis
Osteimyelitis adalah peradangan tulang atau sumsum tulang. Hal ini diakibatkan oleh infeksi bakteri atau jamur memasuki jaringan tulang dari aliran darah atas kasus cedera atau operasi. Infeksi tulang jenis ini kerap terjadi di bagian tulang panjang lengan dan kaki.
- Osteosarcoma
Osteosarcoma termasuk penyakit tulang pada anak yang tingkat kesadarannya perlu ditingkatkan hingga dunia menetapkan hari khusus yaitu ‘Hari Kanker Tulang Sedunia’ yang jatuh pada tanggal 11 April 2022.
Osteosarkoma (kanker tulang) pada anak adalah tumor primer tulang belakang yang kerap dijumpai pada remaja. Kanker tulang ditandai dengan adanya sel-sel mesenkim ganas yang memproduksi osteoid atau sel tulang imature. Penyebab timbulnya kanker tulang belum diketahui dengan pasti. Beberapa faktor yang diduga sebagai pemicu adalah trauma, infeksi virus, radiasi, dan paparan zat kimia/alkylating agent. Selain itu, kanker tulang dapat dijumpai pada beberapa kelainan genetik seperti penyakit Paget dan retinoblastoma herediter.
Anak mungkin mengalami gejala nyeri, demam, cepat lelah, bahkan mengalami kemerahan di area tulang yang terasa nyeri. Jika anak mengalami hal-hal tersebut, jangan ragu untuk segera periksakan ke dokter. Semakin cepat pemindaian penyakit yang dirasakan anak, semakin cepat pula pemberian treatment untuk anak tersebut agar kanker tidak merambat ke bagian tubuh lainnya.
Bantu Anak Pita Kuning Melawan Osteosarcoma
Saat ini, Pita Kuning sedang mendampingi APK Irwan yang mengalami kanker tulang (osteosarcoma). Sekarang adalah saat yang tepat bagi kamu untuk bantu APK Irwan ataupun Anak Pita Kuning lain yang sedang berjuang melawan kanker dengan cara berdonasi di Pita Kuning. Donasi dari kamu akan disalurkan tiap bulannya dalam bentuk penemuhan nutrisi, pemenuhan pendidikan rentang PAUD hingga SMA, dan layanan pendampingan dari pekerja sosial tersertifikasi.






