Apa perbedaan leukemia ALL dan AML? Kamu mungkin sering mendengar klasifikasi leukemia (kanker darah) tersebut calidad trenbolone con el envio namun belum mengerti perbedaannya. Artikel berikut akan menjawab pertanyaan tentang: Apa perbedaan leukemia ALL dan leukemia AML. Pastikan kamu membaca hingga habis, ya!
Tentang Leukemia (Kanker Darah)
Leukemia atau kanker darah adalah penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang belakang. Biasanya ditandai oleh proliferasi sel-sel darah putih dengan manisfestasinya yang berupa sel-sel abnormal dalam darah tepi (sel blast) secara berlebihan sehingga mengakibatkan fungsinya terganggu.
Kanker darah pada anak kerap ditandai oleh gejala berikut; kejang sampai penurunan kesadaran, pembesaran testis dengan konsistensi keras, pendarahan kulit (lebam-lebam) atau pendarahan spontan (seperti gusi berdarah), demam tanpa sebab yang jelas, nafus makan menurun disertai dengan pucat, pembesaran limpa dan kelenjar getah bening.
Klasifikasi leukemia menjadi salah satu tahapan penting dalam penanganan kanker. Dengan adanya klasifikasi leukemia, dokter akan lebih mudah memberi penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi pasien kanker. Perbedaan leukemia ALL dan AML merupakan bentuk klasifikasi leukemia; Leukemia Myeloid Akut (AML) dan Leukemia Limfoblastik Akut (ALL).
BACA JUGA: 101 Kanker Darah pada Anak (Leukemia)
Apa Perbedaan Leukemia ALL dan AML?
Leukemia paling banyak ditemui dari semua kanker yang dialami pada anak. Di negara berkembang, 83% ALL, 17% AML, ditemukan pada anak kulit putih dibandingkan kulit hitam. Leukemia akut banyak dialami oleh anak dengan rentang usia 2-5 tahun, angka kejadian anak di bawah usia 15 tahun rata-rata 4-4,5/100.000 anak pertahun. Leukemia terbagi atas:
Leukemia Akut
- Leukemia Limfoblastik Akut (ALL)
Bagi kamu yang bertanya-tanya, apa perbedaan leukemia ALL dan AML? ALL merupakan jenis kanker limfoid yang belum dewasa. Anak yang memiliki Leukemia Limfoblastik Akut dapat mengalami anemia, infeksi, dan memar. Akibatnya, terjadi pembengkakan dalam organ tubuh anak seperti kelenjar getah bening, pembesaran limpa, dan pembesaran organ hati. Sebanyak 70% anak yang mengidap ALL dapat disembuhkan.
- Leukemia Mieloblastik Akut (AML)
Perbedaan leukemia ALL dan AML juga terletak pada jenis sel kankernya. AML merupakan jenis sel kanker myeloid yang belum dewasa. Pertumbuhan sel kanker jenis ini begitu cepat hingga anak mengalami kekurangan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Hal ini mengakibatkan anak mengalami pendarahan yang tidak normal. Leukemia jenis ini jarang terjadi pada kasus anak-anak, lebih sering terjadi pada kasus dewasa.
Leukemia Kronis
- Leukemia Mielositik Kronik (LMK)
Leukemia jenis ini jarang terjadi pada kasus anak-anak. Kanker jenis ini ditandai dengan adanya kromoson philadelphia dan umum terjadi pada orang dewasa. Sel kanker tumbuh relatif lambat dan umumnya tidak menunjukan gejala klinis pada stadium awal. Sedangkan pada staidum berikutnya, terjadi pembesaran pada limpa.
Bantu Anak Leukemia dari Keluarga Pra-Sejahtera
Saat ini, Pita Kuning sedang melakukan layanan pendampingan bagi anak dari keluarga pra-sejahtera yang memiliki leukemia baik berjenis ALL maupun AML. Diantaranya yaitu APK Dina, APK Davin, APK Riani, dan Anak Pita Kuning lainnya. Yuk, bantu adik pasien kanker memenuhi nutrisi bulanan, mendapat layanan pendampingan, hingga memenuhi kebutuhan pendidikan dengan berdonasi di Pita Kuning. Dengan begitu, kamu sudah ikut meningkatkan kualitas hidup anak dengan kanker dari keluarga pra-sejahtera di Jabodetabek, Medan, Yogyakarta, dan Bali.
SUMBER:
Artikel Kementrian Kesehatan RI berjudul ‘Apa Itu Leukemia (Kanker Darah)?’ (2019)
Artikel Kementrian Kesehatan RI berjudul ‘Tanda dan Gejala Leukemia (Kanker Darah)?’ (2019)
PAKAN, Prisca Deviani. KLASIFIKASI KANKER LEUKIMIA MENGGUNAKAN MICROARRAY EKSPRESI GEN. Jurnal Ilmiah Flash, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 78-83, dec. 2018. ISSN 2614-1787.
DRAFT II Pedoman Penemuan Dini Kanker pada Anak oleh Kemenkes RI (2011)
Artikel HMKM FK Udayana berjudul ‘Manifestasi Abnormal Sel Darah: Kenali Perbedaan Kanker Darah Akut dan Kronis, Cegah Risiko Penyakit Sedari Dini’ (2021)








