Bedak Johnson-johnson Dituding Picu Kanker?

Bedak Johnson-johnson Dituding Picu Kanker

Apakah kamu pelanggan setia bedak Johnson & Johnson untuk si kecil? jika iya, maka kabar ini mungkin akan mempengaruhi pilihanmu untuk berbelanja bedak andalan di bulan berikutnya. Pasalnya, bedak Johnson & Johnson dituding menjadi pemicu kanker dan digugat oleh pengguna produknya.

Puncak konflik ini terjadi pada tanggal 4 April 2023, yang mana Johnson & Johnson mengatakan bahwa akan membayar ganti rugi hingga 8,9 M dollar selama 25 tahun ke depan untuk menyelesaikan permasalahan produk bedak bayi dituding menyelesaikan kanker. Terdapat setidaknya 60.000 penggugat berkomitmen mendukung resolusi ganti rugi yang diusulkan.

Meski setuju akan membayar ganti rugi, namun J&J menolak tuduhan produknya dapat menyebabkan kanker.

Ribuan pelanggan produk J&J mengklaim produk bedaknya dapat menyebabkan kanker karena kontaminasi abses karsinogen.

Juri negara bagian Missouri memberikan tugas untuk J&J pada tahun 2016, untuk bayar ganti rugi senilai US$ 72 juta kepada keluarga seorang wanita yang kematiannya akibat kanker ovarium terkait dengan penggunaan produk kewanitaan Baby Powder and Shower to Shower perusahaan selama beberapa dekade.

Setahun kemudian, juri AS memerintahkan J&J untuk membayar US$ 417 juta kepada seorang wanita yang mengaku menderita kanker ovarium stadium akhir setelah menggunakan produk berbasis bedak dari perusahaan tersebut.

SUMBER:

Artikel berjudul ‘Baby Powder Sebabkan Kanker, Johnson & Johnson Bayar Ganti Rugi US$ 8,9 M‘ oleh Faisal Maliki Baskoro di situs Berita Satu (2023)

Artikel berjudul ‘Johnson & Johnson Setuju Bayar Kompensasi‘ oleh Ilham Sudrajat di situs Koran Jakarta (2023)

Atikel Terkait ...

Picture of Pita Kuning

Pita Kuning

Yayasan yang memberikan layanan psikososial bagi anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera

Semua Post

Kabar Berita

Berlangganan Artikel

Jadi yang pertama untuk mendapat kabar terbaru Pita Kuning

Cerita Anak