Cat Rambut Menyebabkan Leukemia? artikel ini akan menjawab kegelisahan kamu tentang desas-desus benar atau tidaknya cat rambut menyebabkan leukemia.

Cat Rambut Menyebabkan Leukemia, Fakta atau Mitos?
Cat rambut menyebabkan leukemia menjadi isu yang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini. Sebelum membahas lebih jauh tentang implikasi pewarna rambut, terdapat beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang tingkatan pengguna pewarna rambut itu sendiri. Diantaranya yaitu:
- Temporary-Dyes: Mewarnai permukaan rambut, tetapi tidak sampai ke batang rambut. Umumnya pewarna rambut ini memudar ketika rambut sudah dicuci 1-2 kali.
- Semi-permanent Dyes: Pewarna yang menembus hingga ke batang rambut. Bisa memudar setelah 4-5 kali rambut dicuci.
- Permanent Dyes: Pewarna rambut jenis ini menyebabkan perubahan kimia yang berlangsung lama di batang rambut. Warna baru akan hilang hingga rambut digantikan dengan pertumbuhan yang baru.
Faktor risiko terjadinya kanker lebih mungkin terjadi pada pengguna pemakai pewarna rambut berjenis semi-permanent dan permanent. Beberapa bahan kimia dalam pewarna rambut dapat diserap dalam dalam jumlah kecil melalui kulit atau melalui udara.
Namun, belum ada penelitian yang menjelaskan seberapa banyak penggunaan pewarna rambut dapat menyebakan kenaikan faktor risiko terjadinya kanker. Belum ada korelasi yang kuat antara penggunaan rambut dengan leukemia (dilansir dari situs American Cancer Society).
Pernyataan yang sama dijelaskan oleh spesialis onkologi dr Noorwati Sutandyo, SpPD-KHOM, dari RS Kanker Dharmais yang mengatakan bahwa paparan zat kimia merupakan faktor risiko kanker pada pemakaian terus menerus. Namun, cat rambut bukan merupakan faktor utama penyebab leukemia (memaparkan keterangannya melalui situs Detik Health).
BACA JUGA: Apakah Leukemia Bisa Disembuhkan?
Rekomendasi Mewarnai Rambut dengan Aman
Hingga saat ini, tidak ada saran medis khusus untuk penggunaan pewarna rambut. Namun, Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat memberikan rekomendasi cara-cara agar dapat mewarnai rambut dengan aman, diantaranya:
- Mengikuti aturan penggunaan sesuai petunjuk. Perhatikan label ‘Caution’ atau ‘Warning’
- Melakukan uji alergi sebelum mewarnai rambut
- Menggunakan sarung tangan saat mengecat rambut
- Tidak mewarnai rambut dengan durasi yang lebih panjang dari seharusnya
- Tidak mengaplikasikan pewarna rambut ke alis dan bulu mata, karena bisa melukai mata.
Terlepas dari belum adanya bukti signifikan bahwa cat rambut menyebabkan leukemia, beberapa tindakan preventif yang dapat dilakukan untuk menghindari faktor risiko kanker yakni tidak merokok, makan-makanan sehat, jalani aktivitas fisik, dan rutin mengecek kondisi kesehatan).






