Di Balik Nama Dede Ajit Sahabat Kali Adem menceritakan perjuangan mempertahankan wilayah Kali Adem meski telah mengalami penggusuran sebanyak 3 kali. Lelah mengalami penggusuran, Dede bahkan bertekad mempelajari hukum hingga tergabung dalam Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat.
Di Balik Nama Dede Ajit Sahabat Kali Adem
Dede Ajit, telah bermukim di Kali Adem sejak tahun 1994, ‘membocorkan’ sisi lain lingkungan Kali Adem, Jakarta Utara. Diapit oleh pemukiman mewah dan pertokoan elit, ada permukiman setapak yang nasibnya sudah digusur hingga 3 kali. Dari kacamata Kali Adem, kamu bisa melihat perbedaan kontras Kota Jakarta. Perumahan mewah sesungguhnya berdekatan dengan lingkungan nelayan di bantaran sungai, dengan tembok yang tinggi di tengah-tengahnya.
“Ah, Salah sendiri gak mau pindah!”
Sebagian dari kamu, mungkin berpikir demikian. Meski pemerintah menawarkan rumah susun untuk mengganti penggusuran, solusi tersebut tidak menjawab masalah hingga ke akar. Karena itu, pemukim kembali lagi ke Kali Adem dan menetap hingga sekarang.
Sebenarnya, Apa yang Menjanjikan dari Kali Adem?
Pertanyaan seperti bagaimana awal mula terjadinya pemukiman Kali Adem? apa yang membuat Dede dan pemukim Kali Adem bertahan? kenapa solusi pemerintah tidak menjawab masalah?
Simak selengkapnya melalui tayangan Di Balik Nama Dede Ajit Sahabat Kali Adem hanya di Youtube Pita Kuning!
Dengan menonton tayangan-tayangan Di Balik Nama, artinya kamu telah membantu lebih dari 40 anak dengan kanker di Pita Kuning.






