Mitos atau Fakta: Kanker Bisa Menular?

Kanker merupakan salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang karena berdampak pada kualitas hidup serta kelangsungan hidup seseorang. Meskipun kanker telah banyak diteliti, namun, munculnya berbagai mitos tentang kanker membuat banyak orang bingung dan terkadang salah dalam menginterpretasi informasi seputar kanker. Salah satu mitos yang seringkali dibicarakan adalah tentang kanker bisa menular. Lalu, apakah benar demikian?

Mitos atau Fakta Kanker Bisa Menular

Kanker Tidak Menular 

Kanker merupakan kondisi dimana sel-sel di dalam tubuh tumbuh tidak terkendali dan merusak jaringan sehat di sekitarnya. Kanker bukanlah penyakit menular, sehingga tidak mungkin menyebar melalui kontak dengan orang yang terkena kanker. Hal ini dikonfirmasi oleh American Cancer Society, di mana sel-sel kanker bukanlah mikroorganisme yang dapat menyebar melalui udara, air, atau kontak fisik.

Kanker Serviks, Anus dan Orofaring Dipicu oleh Virus

Kanker serviks, anus, dan orofaring (bagian belakang tenggorokan) merupakan jenis kanker yang dipicu oleh Human Papillomavirus (HPV). Virus ini menyebar melalui hubungan seksual dan bukan karena kanker menular. Orang yang terinfeksi HPV tidak selalu mengalami kanker, meskipun risiko mengalami kanker lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak terinfeksi. Ada vaksin untuk mencegah infeksi HPV dan sebaiknya, perempuan diusia 11-12 tahun divaksin.

Kanker Tidak Menyebar Melalui Makanan dan Minuman

Sama halnya dengan infeksi melalui kontak fisik, kanker juga tidak dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang kita konsumsi bersama dengan seseorang yang terkena kanker. Kanker terjadi akibat mutasi gen di dalam sel tubuh, sehingga tidak mungkin menyebar melalui makanan atau minuman yang kita konsumsi.

Virus Hepatitis B dan C Bisa Menyebabkan Kanker Hati

Virus Hepatitis B dan C menyebar melalui kontak dengan darah yang terkontaminasi. Kedua virus tersebut menyebabkan peradangan kronis pada hati yang jika tidak diobati dapat menyebabkan kanker hati. Namun, bukan kanker itu sendiri yang menular, melainkan virus penyebabnya. Maka itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan dan tindakan pencegahan terhadap virus Hepatitis B dan C.

Faktor Keturunan pada Kanker

Faktor keturunan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi risiko seseorang mengalami kanker. Namun, bukan berarti seseorang yang memiliki riwayat keluarga yang menderita kanker pasti akan mengalami kanker. Menurut National Cancer Institute, faktor keturunan hanya mempengaruhi sekitar 5-10% dari seluruh kasus kanker. Artinya, faktor lain seperti gaya hidup, lingkungan, dan faktor genetik yang bersifat acak juga turut berkontribusi dalam meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.

Maka, Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker?

Meskipun kanker tidak menular, tetapi ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker. Pertama, menjaga pola makan yang sehat dan seimbang dengan mengkonsumsi makanan yang kaya serat, sayuran dan buah-buahan, serta menghindari makanan yang tinggi lemak dan gula. Kedua, melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk menjaga kesehatan tubuh. Ketiga, menjaga berat badan ideal dengan melakukan gaya hidup sehat dan menghindari kebiasaan merokok. Keempat, menghindari paparan bahan kimia berbahaya dan sinar ultraviolet yang berlebihan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya kanker.

Atikel Terkait ...

Picture of Pita Kuning

Pita Kuning

Yayasan yang memberikan layanan psikososial bagi anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera

Semua Post

Kabar Berita

Berlangganan Artikel

Jadi yang pertama untuk mendapat kabar terbaru Pita Kuning

Cerita Anak