Artikel ini akan menjawab pertanyaan apakah deteksi kanker serviks ditanggung BPJS, mengingat biaya yang diperlukan untuk melakukan deteksi dini kanker tidak sedikit.
Sifatnya yang ganas, menjadikan kanker sebagai penyakit dengan berbagai macam prosedur pengobatan panjang demi mencapai kesembuhan. Tentunya, hal ini dihindari semua orang, sehingga perlu dilakukan pendeteksian kanker serviks sedini mungkin untuk mengetahui kondisi yang sebenar-benarnya. Terlebih, jika seseorang sudah menunjukan gejala-gejala mirip dengan kanker.
Banyak di antara kamu yang mungkin bertanya-tanya, apakah deteksi kanker serviks ditanggung BPJS? Berikut artikel yang menjawab apakah deteksi kanker serviks ditanggung BPJS agar kamu dapat segera merujuk ke rumah sakit.

Apakah Deteksi Kanker Serviks Ditanggung BPJS?
Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah deteksi kanker serviks ditanggung BPJS? Jika kamu ingin memeriksakan diri untuk mendeteksi kanker serviks, kamu bisa berkunjung ke fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah bekerja sama dengan fasilitas kesehatan seperti Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Kerja sama YKI dan BPJS menyasar pengadaan tes IVA gratis untuk 5 juta orang dan Pap Smear gratis untuk 1,6 juta orang, sejak Juni 2014.
Deteksi tersebut sudah termasuk dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional, sehingga tak perlu lagi mengeluarkan biaya. Deteksi kanker serviks dapat dilakukan dengan cara pap smear dan Inspeksi Visual Asetat (IVA).
Adapun hal yang perlu kamu lakukan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks dengan BPJS:
- Menandatangani formulir permohonan pelayanan pemeriksaan deteksi kanker di Kantor Cabang BPJS Kesehatan
- Mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang memiliki pelayanan pap smear dan IVA, untuk melakukan pemeriksaan pap smear maupun Inspeksi Visual Asetat (IVA).
Jika hasil deteksi menunjukan kanker serviks, dapat dilakukan krioterapi yakni pengobatan kanker leher rahim melalui perusakan sel pra kanker dengan proses pembekuan. Krioterapi dapat dilakukan melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan dokter umum atau dokter kebidanan yang terlatih.
Tentang Kanker Serviks
Terdapat setidaknya 40 kasus baru setiap 1 jam, wanita yang menutup usia akibat kanker serviks. Kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV) yang diakibatkan karena pola hidup tidak sehat, kerap berganti pasangan, berhubungan seksual sebelum umur 20 tahun, dan pengaruh nikotin.
Virus HPV juga dapat dipengaruhi oleh higienitas, seperti perpindahan virus dari tangan ke daerah genital dan menyerang leher rahim. Penularan virus (dari orang yang memiliki kanker serviks) juga bisa berpindah melalui kloset. Oleh karena itu, perlu diperhatikan kebersihan setiap akan menggunakan kloset di toilet umum.
Gejala awal kanker serviks dapat ditandai dengan keputihan, pendarahan vagina di luar masa menstruasi, sakit pendarahan setelah berhubungan intim, dan infeksi saluran kandung kemih.
Proses yang dibutuhkan demi kesembuhan kanker serviks juga tidak singkat, sekitar 10-20 tahun setelah terinfeksi HPV. Oleh karena itu, dibutuhkan deteksi kanker serviks sedini mungkin dengan Pap Smear dan tes IVA minimal 2 tahun sekali.
Setelah mendapatkan jawaban pertanyaan: apakah deteksi kanker serviks ditanggung BPJS, semoga kamu bisa lebih mudah melakukan deteksi dini. Jangan lupa jaga pola hidup dan kebersihan!
Bantu Anak yang Terkena Kanker
Kanker memang bisa menghampiri siapa saja, termasuk kanker serviks yang kerap hampir di umur dewasa yang dipengaruhi oleh kebiasaan atau pola hidup. Tapi tahukah kamu, ada juga kanker yang menghampiri usia anak-anak (umumnya dipengaruhi oleh faktor genetik). Meski demikian, kanker pada anak memiliki kesempatan sembuh lebih besar dibanding usia dewasa. Sambil menjaga pola hidup sehat, kamu juga dapat bantu anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera dampingan Pita Kuning dengan berdonasi atau memberikan semangat lewat limasa Pita Kuning. Bantuanmu turut menstabilkan kondisi dan meningkatkan kualitas hidup mereka. terima kasih atas uluran tanganmu!
SUMBER:
Artikel berjudul ‘Jangan Khawatir, BPJS Kesehatan Menjamin Deteksi Sebelum Kanker Serviks Menyerang’ oleh RG dalam situs resmi BPJS (2014)










