Bisakah pasien dengan kanker paru bisa sembuh? Tahukah kamu, persentase orang dewasa yang terkena kanker lebih minim kesembuhannya dibanding anak dengan kanker. Lantas, bagaimana dengan orang dewasa yang terkena kanker paru-paru? Seberapa mungkin orang yang terkena kanker paru bisa sembuh?

Apakah Pasien dengan Kanker Paru Bisa Sembuh?
Pasien kanker paru bisa sembuh akan lebih mungkin terjadi jika dalam tahap stadium awal dan tergolong kecil. Persentase kanker paru bisa sembuh mencapai 80-90%. Namun, kemungkinan pasien kanker bisa sembuh dapat menurun drastis jika kanker sudah membesar dan menyebar ke bagian tubuh lain, serta mempengaruhi kelenjar getah bening.
Paling Banyak Terjadi Pada Laki-laki
Kanker paru merupakan penyakit keganasan yang berada di sekitar paru, yang berasal dari paru itu sendiri (primer) dan keganasan di luar paru (metastasis). Kuantitas kasus kanker paru di Indonesia berbeda jika dilihat dari gendernya. Kanker paru terjadi paling banyak pada laki-laki yaitu 18,2%. Sedangkan kanker paru pada perempuan menempati urutan kelima setelah kanker payudara, serviks, kolokteral, dan ovarium.
Faktor Risiko Kanker Paru
Kanker paru dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang tidak bisa dan bisa dikendalikan.
Faktor Risiko yang Bisa Dikendalikan:
- Kebiasaan Merokok
Data dari Departemen Paru dan Pernapasan Rumah Sakit Persahabatan menunjukan bahwa sebanyak 67% pasien kanker paru laki-laki dan 32% pasien kanker paru perempuan memiliki riwayat kebiasaan merokok. Perokok aktif memiliki 20 kali lebih besar memiliki kanker paru dibanding bukan perokok.
Kebiasaan merokok juga dapat merugikan orang sekitarnya yang tidak merokok. Misalnya saja seperti yang terjadi di Amerika Serikat, sekitar 7.300 orang yang tak pernah merokok meninggal akibat kanker paru karena menjadi perokok pasif selama menahun.
- Radon
Gas radioaktif dari peluruhan uranium, thorium, dan radium yang tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Gas radon yang masuk dalam paru-paru, meningkatkan terjadinya risiko kanker paru. Radon juga dapat merusak jaringan dalam saluran pernapasan yang seharusnya melindungi saluran udara dan mencegah cedera jaringan.
Faktor Risiko yang Tidak Bisa Dikendalikan:
- Umur
Umur mempengaruhi faktor risiko terkena kanker paru, karena semakin lama kemampuan sel memperbaiki dirinya semakin menurun. Adapun usia peningkatan spesifik pada kanker paru terjadi pada umur 45-49 tahun.
- Jenis Kelamin
Kasus kanker paru paling banyak terjadi pada kalangan laki-laki (34,2 per 100.000 penduduk) dan perempuan (13.6 per 100.000 penduduk).
- Genetik
Risiko terjadinya kanker paru bisa meningkat jika dalam suatu keturunan (orang tua, saudara) juga memiliki kanker yang sama. Sedangkan jika seseorang memiliki satu jenis kanker paru, masih ada kemungkinan orang tersebut mengalami jenis kanker paru lainnya.
Cara Mencegah Kanker Paru
Bagaimanapun, kamu dapat mencegah kanker paru sedini mungkin dengan menghindari faktor risiko (misalnya berhenti merokok, menghindari asap rokok), memilih menu makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur.
SUMBER:
Buku Pedoman Pengendalian Faktor Risiko Kanker Paru oleh Kementerian Kesehatan RI (2018)
Artikel berjudul ‘Begini Radon Merusak Paru-paru Kita’ oleh Afrilia Suryanis dalam situs Tempo.com (2017)
Artikel berjudul ‘Just Diagnosed With Lung Cancer: Answers from an Expert’ oleh Jyoti Patel, MD, FASCO dalam situs Cancer.Net (2018)










