[EVENT: CERITA MASA KECILKU] 2 Kg Pakcoy Jadi Saksi Sengitnya Lelang, Hingga Pecahnya Stand Up Bikin Gak Mau Pulang!

Acara Cerita Masa Kecilku (1)
#MasihHarusLelang Boneka Herman Bersama Mas Pandji dan MC Bonar Manalu   

Tak hanya dalam bentuk siniar atau video, Cerita Masa Kecilku kini melangsungkan acara untuk pertama kalinya yang dihadiri penonton secara offline maupun online pada Jumat, 13 Mei 2022. Cerita Masa Kecilku menghadirkan dua rangkaian kegiatan berupa lelang barang-barang favorit dari berbagai figur dalam sesi #MasihHarusLelang dan stand up comedy dari sembilan komika ternama di Indonesia.

Live untuk Pertama Kalinya: Cerita Masa Kecilku

Acara Cerita Masa Kecilku.jpg (4)
#MasihHarusLelang Virtual oleh Rayi RAN dan Sandhy Sandoro

Sesuai dengan namanya, Cerita Masa Kecilku menceritakan nostalgia para bintang tamu mulai dari usia dini hingga duduk di bangku SMA. Masa-masa ini sesuai dengan rentang umur adik pasien kanker di Pita Kuning yang berumur 0-18 tahun. Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke enam belas, Pita Kuning berkolaborasi dengan Comika dan Stand Up Indonesia mengadakan acara Cerita Masa Kecilku yang bertempat di Markas Comika, Jakarta Selatan. Seluruh hasil penjualan tiket dan hasil lelang akan disumbangkan 100% ke Pita Kuning.

Puluhan kursi telah dipenuhi oleh penonton sejak pukul delapan malam. Acara dibuka oleh Bonar Manalu selaku MC dengan komedi ringan yang sukses menggelitik penonton meski baru menit pertama. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang hangat oleh Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, Raka Eka Pramudito. Mas Raka menjelaskan sekilas tentang latar belakang, kegiatan, tujuan, hingga target Pita Kuning dalam beberapa tahun ke depan. Mas Raka juga menjawab beberapa pertanyaan yang ditanyakan langsung oleh donatur atau pemegang tiket acara Cerita Masa Kecilku. Setelah adanya pengenalan singkat tentang Pita Kuning, acara berlanjut dengan #MasihHarusLelang.

BACA JUGA: 16 Tahun Pita Kuning, Mendampingi 1 Hingga 47 Anak dengan Kanker

Sengitnya Persaingan #MasihHarusLelang. Siapa Pemenangnya?

Acara Cerita Masa Kecilku (2)
#MasihHarusLelang Jaket Merah oleh David Nurbianto

Kegiatan lelang dibuka dengan penawaran sepatu bermerek Nike Air Force berwarna putih mili Rayi RAN yang menyimpan berbagai kenangan manis. Sepatu tersebut menemaninya saat merilis single solo berjudul ‘Mata-mata’. Sepatu berukuran empat puluh dua itu dibuka senilai Rp 1.750.00 dengan kelipatan Rp 250.000. Setelah melewati persaingan yang ketat antara satu penawar dengan penawar lainnya, akhirnya sepatu jatuh ke tangan Bang Joel (salah satu penonton live) dengan nilai Rp 2.500.000. Wow!

Tak ketinggalan, Pita Kuning juga ikut melelang baju ‘satu-satunya di dunia’, hasil kolaborasi dengan Dagadu Djokdja. Kaos bertuliskan ‘Migunani Tumraping Liyan – Kind People Nation‘ dibuka senilai Rp 100.000 dengan kelipatan penawaran Rp 100.000 rupiah. Setelah diperebutkan oleh lima orang, akhirnya baju tersebut berhasil didapatkan Bang Dex senilai Rp 600.000. Selamat, Bang Dex!

Tak kalah seru, persaingan lelang terus berlanjut ke barang lainnya. Beberapa diantaranya yakni gitar kesayangan Sandhy Sondoro, setelan jas milik Awwe yang digunakan saat pertunjukan stand up ‘Pidato Presiden’, lukisan hierarchy animalisme Minangkabau oleh Rina Hermana, hoodie milik Bintang Bete yang digunakan saat pertunjukan stand up ‘Hutan’, jaket merah bersejarah milik David Nurbianto, golden hair milik Angga Diandry, dan boneka herman yang menemani Pandji Pragiwaksono saat terpapar Covid di New York.

Uniknya, justru ada penawaran-penawaran baru dari pelelang yang diberikan secara cuma-cuma. Salah satunya yakni pemberian 2 Kg pakcoy dari Angga Diandry (pelelang golden hair) yang diberikan untuk pemenang lelang bernama Pak Fuad senilai Rp 1.200.000. Selamat, ya, Pak Fuad!

Tak hanya itu, ekspresi kaget Bonar Manalu juga menghiasi acara lelang. Bagaimana tidak, ternyata Ghozali yang populer dengan NFT ikut menghadiri Cerita Masa Kecilku secara online melalui kanal Zoom. Bang Bonar sempat menyapa dan ‘merayu’ Ghozali untuk  jadi partisipan lelang. Pita Kuning dan Comika senang sekali kedatangan Ghozali sebagai salah satu penonton Cerita Masa Kecilku.

Total seluruh barang lelang bernilai Rp 17. 650.000 dan akan didonasikan sepenuhnya untuk Pita Kuning. Terima kasih kepada seluruh pelelang maupun penonton yang telah berpartisipasi!

Pecahnya Stand Up Komedi, Bikin Gak Mau Pulang!

Acara Cerita Masa Kecilku (2)
Pertunjukan Stand Up Comedy oleh Ridwan Remin

Tak terasa 1 jam haha dan hihi telah mengudara di sesi #MasihHarusLelang. Semakin malam, semakin antusias dengan pertunjukan stand up comedy yang telah ditunggu-tunggu. Cerita masa kecil stand up komedi berhasil mengocok perut penonton hingga pukul 23.20 WIB. Contohnya seperti cerita masa kecil Dicky Difie yang dikemas melalui puisi, Oza Rangkuti yang sibuk menceritakan masa kecil anak Jaksel, hingga Awwe yang menceritakan masa kecil yang dirasakan kebanyakan warga Bekasi. Adapun komika yang turut menceritakan masa kecilnya yaitu Musdalifah Basri, Bintang Bete, David Nurbianto, Hifdzi Khoir, Ridwan Remin, dan Barry Williem.

“Acaranya seru banget asli! udah lama banget gak nonton stand up offline. Pecah banget! Bang Awwe… gokil, bang. (Bang Awwe) menutup (stand up) dengan sangat luar biasa, sampai kaku mulut. Bang David juga gokil banget sampe gue naksir nonton (show stand up) ‘Ayah Iklas’ volume dua nanti, ya. Seru banget acaranya dari Comika Event hari ini, nanti kalau ada event-event lagi pasti gue akan dukung, nonton, dan ikut. Buat healing ya kan, daripada overthinking terus..”

Mas Restu, penonton Acara Cerita Masa Kecilku dan pemenang lelang Jaket Merah milik David Nurbianto

Terima Kasih Sudah Haha-Hihi Bersama Kami

Bagi beberapa orang, mungkin ini pertama kalinya pertunjukan stand up yang ditonton secara live setelah berlangsung pandemi dalam dua tahun terakhir. Pita Kuning, Standupindo, dan Comika juga turut senang dengan pertunjukan stand up yang tidak hanya jadi ajang kebolehan tiap komika menunjukan karyanya, tapi juga sebagai ajang berbagi kepada sesama, khususnya anak dengan kanker di Pita Kuning. Acara Cerita Masa Kecilku jadi pembuktian bahwa berdonasi bisa dilakukan dengan cara-cara yang kreatif dan menghibur.

Terima kasih kepada seluruh individu yang telah memeriahkan acara Cerita Masa Kecilku; pelelang, komika, penonton, dan tim yang bertanggung jawab atas kelancaran acara Cerita Masa Kecilku. Semoga kita dapat berdonasi dengan cara-cara seru lainnya. Sampai bertemu di kesempatan selanjutnya.

Apakah berakhirnya acara Cerita Masa Kecilku sama dengan berakhirnya donasi untuk Pita Kuning? tentu tidak. Kamu bisa melanjutkan kebaikan dengan berdonasi rutin di Pita Kuning atau dengan membagikan cerita ini ke media sosial agar lebih banyak orang yang tergerak untuk membantu adik pasien kanker dampingan Pita Kuning!

Acara Cerita Masa Kecilku (3).jpg
Antusias Penonton Cerita Masa Kecilku
Acara Cerita Masa Kecilku (5).jpg
Acara Cerita Masa Kecilku Bersama Pita Kuning

Atikel Terkait ...

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Pita Kuning

Pita Kuning

Yayasan yang memberikan layanan psikososial bagi anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera

Semua Post

Kabar Berita

Cerita Anak